Curahan Hati dari Fesbukiyyah ^_^

Bismillah… Ini merupakan curahan hati saudari Anda, para pembaca. Ukhty, fesbuk bisa menjadi pembuka aib-aib kita, aib? Ya aib, aib itu cela, cela itu keburukan yang mestinya kita tutup rapat-rapat. Ukhty, diri ini juga saudarimu yang biasa, saudarimu ini menginginkan yang baik-baik untuk dirimu. Mungkin dari luar kita terlihat aktivis dan jilbaber, tapi……… tapi kita kadang melihat seorang ikhwan yang istiqomah, kita buka profilnya, kita pandangi fotonya _jika ada_ atau kita lihat statusnya, kita cermati kata demi kata yang semakin menambah noda dalam dinding hati kita. Membekas, begitu membekas wajahnya, begitu membekas perangai sholehnya, begitu membekas di hati kita. Tapi kita bukanlah siapa-siapanya dia, dia bukan mahrom kita, atau dia bukan suami kita. Ukhty, sadarilah, kita telah ditetapkan untuk seseorang, seseorang yang kan menjadi teman kita, teman yang siap memimpin kita, yang menjadi imam kita, Ukhty, kalau kita ingin mendapatkan yang baik maka kita harus bisa berperangai baik. Ukhty, saudariku, kumohon berinteraksilah dengan akhwat, agar bisa terhindar dari fitnah, agar kita bisa menjaga hati yang lemah ini, agar tak banyak ikhwan yang menjamah kita. Ukhty, manfaatkan kolom “apa yang anda fikirkan” dengan baik, jangan sampai menimbulkan fitnah dan bercak pada hati kita, manfaatkan kolom “komentari” untuk menasihati juga lebih baik ke sesama akhwat, agar tak terjadi kesalahpahaman atau mis pengertian, manfaatkan tag- tag kita untuk yang bermanfaat. Bercanda, it’s ok, namun lebih baik ke sesama akhwat agar tak menimbulkan getar-getar lain di hati ikhwan. Ukhty, saudarimu ini juga sedang belajar, jika ada salah ingatkan, jika ada keliru betulkan, jika ada kurang tambahi, jika ada yang melenceng benahi. Ukhty, meskipun kita sendiri, ada yang mengawasi, meskipun sendiri sibukkan diri agar tak lalai, jangan memandangi seorang (hehe ato banyak) ikhwan yang bukan mahrom kita. Settinglah agar image tidak aktif, selain biaya lebih murah juga bisa menjaga hati kita, Oce,, ukhty ini curahan hati saudarimu, telah banyak kisah, tinggal maukah kita mengambil pelajaran??? Inilah curahan hati saudari kita, semoga bisa jadi bahan perenungan untuk yang mengetik dan Antunna sekalian ..  keep write!!!
Readmore >>

ternyata,,, orang China juga mengamalkan hadits Nabi shallallahu 'alaihi wa salam

Bismillah,, Ternyata orang China (membacanya caina, kalo cina itu kata Zhang laoshi ejaan doeloe ^^) mengamalkan hadits nabi juga ya, itu yang terlintas di pikirku ketika aku berada pada tanggal 7 Januari 2010. Hari itu hari Jumat, seperti biasa jam pertama ada pelajaran bahasa Mandarin, awalnya Anis laoshi melenggang sendiri ke kelas kami, XI IPA 1 serbaguna, namun tak lama kemudian muncullah seorang guru asli dari China, sudah sejak ba’da lebaran 1430 guru itu berada di sini, namanya kalo nggak Zhang Zou ya Zou Zhang, maaf penulis lupa. ^^ katanya c sepuluh bulan di sini. Belisu tak sendiri ada Ran yi laoshi yang menemani, tapi Ran yi laoshi ngajar di SMP N 2 Wonogiri. Hmm, guru yang berperawakan proporsional dengan rambut lurus dan kulit putih, dari buku yang pernah penulis baca memang orang China itu sangat higienis, bersih, dan rapi tak heran bila guru-guru yang mengajar bahasa Mandarin mempuyai criteria seperti itu. Dengan sigap beliau segera mengambil pelajarn. Ini c mending, dulu waktu awal beliau bergerak dengan gesit, cepat sekali, hmm, namun lama-kelamaan ngikut orang Indonesia kali ya, gerakkannya gag secepat doeloe. ^^. Setelah itu beliau membentuk kami ke dalam kelompok. Kami diminta menghafal kosa kata baru yang telah ditentukan. Beliau melontarkan pertanyan, kami beberapa diantara kami ada yang menjawab. Wah setelah beberapa waktu, kelompok yang bisa menjawab pertanyaan dari beliau mendapat nilai, satu angka, dua angka, hingga mencapai 5 angka pada kelompok 5 dan bel telah berbunyi, yang menandakan bahwa Zhang laoshi harus ke XII R 2. beliau segera membuka tasnya dan mengambil bungkusan hitam, wew permen, lantas kami (kelompok 5) bersorak kegirangan. Hmm, kayak anak kecil ya ^^ biarlah,, wah subhanallah, orang China itu begitu menghargai setiap usaha kami. 1 permen untuk satu orang. Kelompok 5 dapat semua, ^^ yee, alhamdulillah^^. Wah ternyata orang China juga mengamalkan hadits nabi, nabikan menganjurkan kita untuk saling memberi hadiah, agar ukhuwah kami semakin rekat. Hmm, bisa dipraktekin di TPA ni. Walau dengan permen Kurang Asem 1, kami senang dengan itu. Tapi jangan sampai kita mengkultuskannya ya, misalnya dengan mengkhususkan permen itu tidak dimakan tapi untuk pajangan, karena yang ngasih beliau. Hehe tapi sepertinya jarang, dan kita jangan sampai.^^. Memang terkadang seorang muslim kurang menjiwai(baca:mengamalkan) islamnya, dan orang nonmuslim menjiwai islam. Masukan buat kita, agar kita juga bisa mengamalkan agama yang lurus ini. ^^ beberapa pelajaran yang bisa kuambil dari orang China adalah menghargai orang lain sekecil apapun, disiplin, gerak cepat, dan memberi kami semangat untuk belajar Mandarin dengan metode mengajar yang mengasyikkan. Tapi kadang aku berfikir, kita kalo disuguhi pertunjukkan dari luar (contohnya saja kemarin beliau juga mempraktikkan keseniannya) kita tepuk-tangan, nah kalau disuguhi budaya-budaya dari dalam negeri malah sepertinya mencemooh (baca:kurang menghargai), hmm,… banyak dilematika dalam kehidupan……. Hayah malah agak melankolis,… kurasa ini cukup, intinya agar siswa-siswi semakin tertarik belajar guru harus bisa membuat cara yang membuat siswa tertarik, (wew,, pie iki ) contohnya ya ini, Tanya-jawab nanti skor yang paling banyak dapet makanan/lainnya. ^^ semoga Allah memberimu hidayah, wo men de lao shi.
Readmore >>

si kecil berpenyakit banyak

Ya Allah, sungguh mengharu dan menyedihkan apa yang dialami tetanggaku. Beberapa penyakit bersarang di tubuhnya yang kian mengurus. Berawal dari flek paru-paru. Ketika melihat ia harus mengusahakan melihat dengan kepala yang menyamping, skoliosis, otak, dll. Semoga ia bisa sabar akan ini semua. Bukan perkara yang mudah, apalagi dengan cercaan orang lain atau kawan-kawannya, dari orang tua pun nampaknya kurang ngeh sama dia. Harusnya kita bisa Bantu dia, kita bisa menambah semangatnya yang telah terpompa. Air mata yang mengalir karena ejekan memang wajar, apalagi anak putri. Hmm, muncul dari diriku, aku ingin menjadi kakaknya. Aku ingin mengajarinya, memberi pudakku untuk menyadi sandaran ketika kepalanya letih memangku apa yang harus ia kerjakan, menjadi tissue tuk menghapus bulir beningnya, menjadi bak sampah untuk kelu-keluhnya. Hmm, terasa ngilu mendengar kisahmu, kisahmu bersama penyakit-penyakitmu. Anak seumur dirimu harus menanggung amanah dari Allah yang berat, tak seberat aku. Semoga Allah memudahkanmu. Terimakasih aku jadi terinspirasi.
Readmore >>

COFFEE??

Bismillah… Setelah membaca artikel mengenai kopi. Hmm, pada copas tapi sepertinya gag mencantumkan sumbernya,, ckckck. Beberapa hari yang lalu kuputuskan untuk searching mengenai bahaya kopi dan kubaca,, badala… copas meski ada beberapa yang berbeda. Kalau seperti ini kasian pembacanya, infonya ndak tambah-tambah. But, alhamdulillah, jadi hafal dampak dari kopi, negative atopun positifnya. Kesimpulan dari artikel yang kudapat antara lain: -
minum kopi sehari 1-3 gelas tak apa. - Yang sudah pasti bahwa kopi itu menahan kantuk, kopi juga bisa menambah semangat. - Namun jika sudah kecanduan, ada dampak secara psikologis maupun fisiologis. Merasa tak semangat bila sehari tak minum kopi itu salah satunya. - Kopi itu menambah detak jantung. - Kopi tak baik untuk penderita hipertensi dan wanita hamil. - Kopi baik untuk kegiatan menghafal. Bisa dipraktikkan minumlah kopi sekitar setengah jam ato sejam sebelum menghafal. Dan tak cocok untuk kegiatan yang membutuhkan ketelitian.
Aku pikir ini cukup, jika menemui artikel mengenai kopi bisa dishare di sini.. Jazakumullahu khoiron. ^^
Readmore >>

Bahasa Baku nan Kaku, Bahasa Gaul nan Amburadul..

Bismillah.. (renungan bagi diri sendiri dan orang lain, penulis netral) Kau rasakan tak? Bahwa bahasa kita terlalu bebas. Bahasa kita serasa bebas tanpa batas, bahasa kita hanya dibatasi pada saat pelajaran bahasa kita, bahasa Indonesia. Iya bukan? Lihat saja bahasa Arab, salah sedikit salah, lihat saja bahasa Mandarin, salah sana beda makna, lihat saja bahasa Inggris, salah 1 huruf salah, lihat saja bahasa Latin, salah sedikit salah, tapi……… begitu ironis dengan bahasa kita, kita bisa seenaknya, seenak dengkul sendiri mengurangi ataupun menambah kata dalam huruf itu. Disebut bahasa SMSlah, bahasa gaullah, etc.. Penggunaan bahasa yang sesuai dengan kaidah bakunya dianggap kaku, penggunaan bahasa seenak gue bisa menyalahi aturan. Apa bahasa suatu bangsa menunjukkan karakter penduduknya ya?? Hmm,, Penggunaan bahasa yang baku kadang kita malas membacanya, penggunaan bahasa yang luwes (tak begitu baku) bisa membuat pembaca bisa membaca dengan mengalir, so kita seharusnya gimana? Aha,,,… bersikap pertengahan?? Up to you…
Readmore >>

jika karya Anda tanpa seizin Anda...

Bismillah “ Ukhty, bagaimana perasaan atau sikap Anda?? Jika suatu hari Anda membuat suatu karya –dengan tulisan dokter- namun karya itu tak terurus sehingga Anda meletakkannya begitu saja entah di mana. Nah, suatu hari setelah Anda membaca beberapa larik di media cetak skala local Anda “merasa” bahwa itu merupakan karya Anda. Sedangkan Anda tak punya bukti otentik untuk menunjukkan bahwa itu karya Anda, karena sikap “sembrono” Anda.” Kurang lebih begitu Cerita seorang siswi kepada temannya. Hanya kesal di dada yang ia rasa, namun tak ada yang bisa ia perbuat selain menerima. Apa yang Anda dapat dari sepenggal keluh di atas?? Hmm, mari kita telisik. Penjiplakan untuk dikomersilkan tanpa seizin penulis bukannya bisa dikenai pasal UU hak cipta? Apakah harus disertakan dalam suatu karya UU itu? _silakan menjawab_ Hadapi perkara ini dengan kepala dingin, sholat bisa menjadi alternative untuk menemukan solusi yang bisa ditempuh. Mungkin ada yang bereaksi geram setelah membaca artikel itu, bertanya-tanya apa yang harus ia lakukan, diam seribu bahasa namun menyesakkan dada ato menuntut tanpa dalil yang bisa mengakibatkan orang akan menuduhnya sebagai orang yang ngaku-ngaku. Telitilah dulu sebelum bertindak, Allah memberi sentilan ini, untuk apa sentilan ini, apakah sentilan tak bermakna atau memiliki kandungan yang bisa kita ambil manfaatnya? Dari kisah di atas kita bisa melihat kesalahan penulis, apa?? Yakni ia tak terlalu merawat karyanya, hingga karya itu terpampang di media cetak baru sekonyong-konyong ia kesal dan geram. Seharusnya penulis selalu menyertakan namanya dalam setiap karyanya sehingga bila karya itu terjatuh di suatu tempat, dipungut orang, orang lain menilai karya itu bagus dan tertarik memasukkan dalam media cetak orang itu bisa izin ke kita sebelumnya kalau karya itu akan dimasukkan ke media cetak. Selalu arsipkan karya yang kita buat. Ya itu nampaknya yang bisa kita ungkap, bila ada yang lain bisa ditambahkan. Sedangkan usul saya tolong selalu dicantumkan nama penulis dalam suatu karya melainkan jika orang itu tak mau bisa ditulis nama penanya atau noname dan jika dirasa dengan menyebut nama sang penulis dikhawatirkan pembaca enggan menerima kebaikan yang ada di dalamnya karena yang nulis si fulan maka sebaiknya tidak dicantumkan tak apa-apa dengan seizin penulis tentunya. Hmm, ternyata hal sepele, juga dadi gawe (membuat pekerjaan, Jawa). Ada yang bisa diambil dari sini, bagi yang belum ngeh cerita ini bisa jadi pelajaran, namun bagi yang sudah handal dalam bidang kepenulisan ini bisa ditambahkan dalam koleksi cerita-cerita kepenulisannya. Semoga bermanfaat. Keep writing!! Silakan berkomentar… jazakumullahu khoiron, semoga perempuan itu bisa lebih berhati-hati dalam berkarya dan bisa mengikis dan bahkan membuang sikap sembrononya itu.
Readmore >>

senin, 14 januari 10

Bismillah.. Assalaamu’alaykum… Allow pembaca selamat masuk sekolah –lagi- bagi yang SD, SMP, n SMA. Wah hari permata masuk setelah liburan semester pertama usai di SMA N 1 Wonogiri ada yang berbeda. Bagi penduduk smansa pasti tau, but bagi penduduk luar belum tau khan?? Kecuali kalau sudah diceritakan mengenai hari ini sama penduduk smansa (alah,, kebanyakan penduduk, mau sensus bu??). Yup, seperti hari Senin yang telah lalu, hari ini (penulis membuat artikel hari Senin, 4 Januari 2010) ada upacara, nah di sela-sela upacara ini ada sesuatu yang membuat sebagian (sebagian besar) warga smansa senang bukan kepalang, karena ada pembagian hadiah bagi pemenang lomba class meeting. Ih benar-benar nggigit class meeting kali ini, pasalnya ada lomba-lomba yang sepertinya beda dari tahun-tahun sebelumnya. _sepengetahuan penulis_ kalo dulu itu ya Cuma lomba futsal, dkk yang kurang meriah namun kini hmmm,, delicious. Walau dari penilaian penulis _agak subjektif ni_ ada lomba yang kurang baik. Harusnya pada lomba itu ada aturan main yang musti ditaati, menjaga sopan santun gitu. Gag usah dilanjutin ya, semoga aja lomba-lomba esok lebih baik gitu aja. Kemarin itu ada lomba futsal, pecah air, MTQ, dance, mading, speech contes, musikalisasi puisi, blogger, media pembelajaran, etc (maaf ya bagi yang belum disebutin, jangan acungkah jari, percumi,, percuma kamsudnya penulis gag tau, hehe). Tadi itu ada penyerahan piala bagi pemenang lomba, terus dilanjutin penyerahan hadiah ntu. Setelah upacara, kita nggak pelajaran, di kelas diberi jadwal baru yang esensialnya sama ma jadwal kemarin, setelah itu disuruh bersih-bersih. N dipersilakan buat pulang. Cerita tentang mulmed ya, mulmed atau multimedia merupakan ruangan yang terletak di lantai atas, letaknya dekat dengan ruang computer. Hmm, kalo penuh manusia lueletnya minta ampun (lebay dikit ya ^^V), tapi alhamdulillah ding daripada tidak sama sekali. ^^ Sekitar jam setengah dua mulmed ditutup. ^-^ ^^ keep smile, istiqomah, spirit, blogging, n writing!! ^^ salam sukses Wonogiri!
Readmore >>

menghapus ikhwan dari friendlist fb? why not..

Bismillah.. Alhamdulillah dengan adanya fb kita jadi terkonek dengan orang yang jauh sekalipun, dengan biaya yang tak sebesar SMS. Silaturahmni pun terikat. Kita bisa berbagi ilmu, berbagi pengalaman, dan sebagainya. Banyak manfaat darinya, namun juga tak sedikit mudhorot darinya jika kita tak pintar-pintar memanfaatkannya. Masuk ke topic kali ini… Tet tot…^^ Yupz, menghapus ikhwan dari friendlist fb, alhamdulillah walau masih jarang ditemui tapi sudah ada di sekitar penulis akhwat yang mengkhususkan fesbuknya untuk akhwat. Hal ini bertujuan agar kita bisa menjaga hati, berhati-hati dalam berrelationship, agar privasi kita sebagai muslimah bisa terjaga. Kalau penulis sendiri masih berhati lemah, sehingga dibutuhkn upaya preventif untuk menangkal virus bernama VieMJi Kadang mungkin ada sebagian orang yang menganggap hal ini hal biasa (saling berkomen ikhwan-akhwat), namun dalamnya hati siapa yang tau, apalagi seorang akhwat yang lebih mengutamakan hati daripada akal (baca: perasaan daripada pikiran).. Mungkin awalnya tak ada apa-apa, setelah ikhwan dan akhwat berteman dan sering saling berkomentar/menyukai tak dapat dipungkiri terkadang ada desir yang lain bagi sang akhwat(penulis ambil dari sudut pandang akhwat ya…). Pepatah Jawa pun laku dengan semboyannya Witing Tresno Jalaran Saka Kulina (Cinta itu bisa ada karena SeRinG kurang lebih begitu tafsir dalam bahasa Indonesianya). Dari keSeRinGan itu akan timbul rasa kurang jika apa yang ditulis sang akhwat tidak dikomen/ tidak direspon oleh sang ikhwan. Sehingga mengakibatkan pikiran malah terkonsen pada interaksi mereka di fesbuk. Fasilitas mesej pun bisa dijadikan alternative jika ingin agar orang lain tak tau apa yang mereka obrolkan. Sehingga,, sehingga bisa ditebak jalan akhirnya,, kita masih bisa jaga diri/hati atau tidak. Mencegah lebih baik daripada mengobati, sebelum nasi menjadi bubur, dan sedia paying sebelum hujan,, sebelum semua terlanjur, sebelum hati kita bertambah nodanya, sebelum dosa diperbuat, sebelum kesalahan dilakukan ada baiknya kita lakukan hal ini, dengan teman fesbuk yang tiada ikhwan insyaAllah kita lebih tersave dan bisa mengurangi pacaran terselubung ikhwan akhwat, selain itu insyaAllah dengan berteman akhwat ketika kita butuh bantuan kita bisa mendapat saran yang sesuai dengan fitrah, sesama akhwat pasti lebih memahami. Dan belum saatnya kita mengenal ikhwan, nanti kan terjadi, suatu saat nanti. Kita kan juga ingin mempunyai pemimpin yang terjaga (kelak), sehingga kita pun harus bisa menjaga diri kita baik-baik. Dan untuk sekarang kita murnikan cinta kita untuk Allah saja. Semoga kita bisa mencintai Allah melebihi apa pun dan siapa pun. Amiin. ^^ Ayo jadikan fb kita fb just for akhwat, escept our mahrom tentunya.
Readmore >>

3 tingkat, tingkat 2 dan 3 ayo ajak tingkat 1

Bismillah.. ini sebagai tambahan bagi kita yang telah tingkat 2 ataupun tingkat 3.. kini kita telah tingkat 2 mungkin dulu kita sering merengek meminta nasihat, meminta arahan, bak anak manja meminta pada ibunya namun kini tersadar kita sudah tingkat 2, kita sudah punya adik-adik yang harus kita jaga, kita rawat, kita tuntun meski kita juga masih butuh tuntunan. Dulu kita sering bertanya, sering meminta tolong, namun kini kita juga harus berbagi kasih kepada adik tingkat kita Kasian mereka jika tiada yang mengarahkan Kasian mereka,, mereka kan jadi penerus, pemegang amanah di kemudian hari Kita tak rela kan kalau memberi amanah pada sembarang orang Saat ini kita harus mempersiapkan mereka Mempersiapkan mereka menjadi amunisi-amunisi yang jadi pengganti kita Saat kita purna nanti Jangan telantarkan mereka Kita pun harus berilmu agar kita bisa memberi, barang sedikit, namun seharusnya banyak Kita harus beri mereka kasih saying dan cinta _karena ALLAH_ Kita Bantu mereka menyingkirkan dahan-dahan kering yang menganggu perjalanan mereka Kita Bantu menyibak belantara Kita Bantu,, semampu kita Wahai kawan tingkat 2 dan 3 saatnya kita ajak mereka, kita berikan arahan dan hidayah itu kepunyaan Allah, semoga mereka di beri pintu ini, semoga mereka benar-benar Engkau tunjuki jalan-Mu yang lurus, kami juga ya Robb… Adik-adik tingkat 1 ayo kita bersatu, kita jadi sahabat _karena Allah_, kita bersama saling berbagi, jika kami kurang silakan menambahi, jika ada yang belum diketahui silakan Tanya, jika kami tak bisa menjawab kami tanyakan ahlinya, kita cari bersama jawabannya, agar kita juga sama-sanma tau. ^^ teman-teman dan adik-adik ayo kita bersatu ^^ Keep istiqomah, smile, fight, n spirit!!! Inni uhibbukum fillahi ta’ala.
Readmore >>

bait doa bersama air mata

Bismillah.. Belasan tahun aku hidup Dalam belantara dunia yang semakin menggila Kian hari, kian menerpa Angin zaman yang tiada henti mengusik dan menggonjang diri Harus siap melewati Berbekal ilmu Agar tak sesat Agar tak salah alamat Agar tak terperosok Ya allah, barilah istiqomah pada diri yang lemah ini Berilah cahaya-Mu dalam sanubariku Berilah terang di hati2 kami yang semula gelap Hidupkan lentera hati kami Ingin selalu istiqomah Namun apa daya Kadang di atas, kadang menurun Kuserahkan hidupku pada_Mu Tuntunlah dan bimbinglah ya Rabb Tempat kami mencurah Tempat kami memohon Tempat kami bersandar Biarkan aku selalu di jalan ini Tanpa berbelok Meski berkelok Berilah kami semangat tuk selalu cari banyaknya ilmu-Mu Jadikan kami tetap tersenyum, meski lupa ataupun sakit Kuatkanlah pijakan kami Matikanlah kami dalam islam Ya Allah semoga air mata ini hanya keluar karena-Mu Air mata yang bisa memasukkan pemiliknya menuju Surga dan menjauhkannya dari Neraka Jadikanlah keringat-keringat kami keringat yang meneteskan pahala yang bisa kami petik di akhirat kelak Ya Allah sucikanlah hati kami, luruskan niat kami, matikanlah kami dalam dien ini, tempatkanlah kami pada Jannati Firdausy, jauhkanlah kami finnari
Readmore >>

friendship cause ALLAH ta'ala

Bismillah.. Memang indah bersahabat karena Allah. Kita bersahabat bukan karena rupa, harta, ataupun karena duniawi lainnya namun karena kita terpadu dan terkumpul dalam suatu wadah kebersamaan, karena Robb kita.. Ya yang kurasakan aku bahagia dalam suatu wadah bernama Rohis meski antara kami satu dengan yang lain mempunyai karakter yang berbeda (ya iya lah perasaan teori Sosiologi juga bilang gitu, gag Cuma anak Rohis kali, tapi tiap individu punya karakter/kepribadian yang beda… ^^V peace kalo gitu). Yup dengan perbedaan karakter itu kita bisa saling melengkapi antara satu dengan lainnya. Nggak lucu khan kalo satu wadah itu sama semua,,. ^^ Namun tak jarang kami punya kesamaan dalam hal kesenangan, contoh ada yang gemar ngomong, ada yang gemar ngelayap di dunia maya (xixi ^^ like me, my sister, n my younger sister), aktif di organisasi, etc. Dari perbedaan itu selain saling melengkapi jadi kita bisa saling belajar, saling berbagi, saling mengerti. (cieelah kaya wiz iso mengaplikasikan dengan baik ^^ translet: kayak sudah bisa mengaplikasikan dengan baik). Apalagi kita khan akhwat,, karena wanita ingin dimengerti. Kadang harus mengalahkan ego sendiri, agar relationship kita bagus, harus bisa mengerti, memahami, menghargai, menghormati orang lain, step by step. Dicoba,, dicoba,, cek sound (hmm,, ckckck) ^^ Mungkin diawal sulit, tapi itulah seninya dan kita pasti bisa memperlakukan orang lain melebihi kita memperlakukan pada diri kita sendiri. (nasihat tuk diriku especially). Qo malah bahasannya agak nyasar ya, ya sudah back to topic. Kalau kita bersahabat karena Allah insyaAllah akan kekal. Tak seperti persahabatan yang karena tampang (for example), mungkin kita dulu cantik setelah kecelakaan kita jadi jelek sahabat kita jadi menjauhi kita. Selama iman masih melekat kita selalu bersama dalam sebuah lingkar yang tak sengaja dibentuk, kita di sini dia ada di sini pula, kita di sana dia ada di sana, berada dalam satu pagar yang senantiasa mempertemukan kita => islam, is a way of life ^^ hmm,, Semoga kita tetap bersatu meski perahu kita dalam coba ke sini ke sana terombang-ambing oleh ganasnya samudra.. ^^ keep istiqomah, smile, fight, spirit, n blogging tentunya!!! ^^ ambillah yang bermanfaat dan tak usah ambil yang tiada manfaat, dikoreksi ini tulisan ya tiada papa.. ^^ barokallahu fiikum ^^
Readmore >>

itsar, lebih baik, lebih bagus, lebih besar

Bismillah.. Itsar, sebuah kata yang sudah kukenal yang mengajarkan keindahan dalam berinteraksi. Lebih mengutamakan orang lain daripada diri sendiri itu yang kutangkap mengenai pengertian itsar. Senang bila lebih diutamakan orang lain daripada dirinya sendiri, namun serasa sulit untuk diamalkan, tapi jangan takut dan putus asa itsar itu menyenangkan dan bisa kita lakukan. Kita pasti bisa mengamalkan hal ini, ketika akan mengamalkan hal ini ingat saja pasti Allah kan mengganti dengan hal yang lebih besar, lebih baik, dan lebih bagus. ^^ Oce?? Ayo beritsar!!!
Readmore >>

lebih baik langsung ke praktik

Bismillah.. Teringat sebuah kisah di masa kecil. Sebuah kisah akan ketulusan seseorang yang berbekas di lubuk hati nan dalam. Sebuah episode yang singkat namun begitu sulit tuk dilupakan. Terjadi ketika aku masih SD. Cerita dimulai.. Lelaki itu, yang selama ini menjadi guru ngajiku, sabar sekali beliau dalam mendidik kami. Seorang ikhwan yang amat bisa menjaga pandangannya, hingga di awal-awal kubertanya-tanya kenapa mas ini kalau ngomong denganku tak pernah menatapku. Suatu Tanya yang kemudian bisa dijawab dengan sebuah ayat Al Qur’an surat Annur. Ketika selesai ngaji, aku dan kawan-kawan lainnya melanjutkan untuk sholat, sholat Maghrib di Masjid Annur. Karena tak ada air maka kami wudhu di rumah tetangga dekat masjid. Hmm, kami harus menimba untuk mendapatkan air. Dengan serta merta dan ikhlas beliau menimbakan kami dan dengan sabar mengalirkan air perlahan ke bagian wudhu kami, tersirat ketulusan dan keikhlasan yang kuterima, hingga berbekas kini. Aku juga masih ingat ketika beliau mengatakan _kurang lebih begini_, “Nanti kalau sudah besar tidak seperti ini ya dek.” ^_^ Sebuah episode yang bisa kami teladhani, tanpa kata-kata menasihati ataupun menggurui, dan itu yang kusuka langsung pada praktik bukan teori yang malah menggurui. Seperti pepatah mengatakan, “ lebih baik 1 perbuatan daripada 1000 ucapan.” Lebih mengena menurutku.. ^^ terimakasih guruku, tlah kau ajari aku dengan praktik dan teori. ^^
Readmore >>

lebih baik ke IPA atau IPS??

Bagi kelas X SMA masih binun kah akan memilih jurusan apa, IPA, IPS, Bahasa (kalau ada), atau Solo-Purwantoro?? (pilihan terakhir just for yang ingin melakukan perjalanan) : ) Tak usah bingung, dari pengalaman yang penulis peroleh sewaktu di bus begini: Kalau mau memilih IPA atau IPS (afwan ya terbatas IPA dan IPS) itu disesuaikan dengan kitanya, kita lebih mampu yang mana, lebih mampu hafalan ataukah menghitung. Kalau lebih mampu menghafal berarti kita lebih tepat ke IPS sedangkan kalau lebih mampu menghitung ya sebaiknya ke IPA. Mungkin selama ini ada dikotomi dan pandangan negative ya sama anak IPS (hehe afwan ya pembaca yang ambil jurusan ini). Huaha karena penulis anak IPA so kurang bisa menjelaskan mengenai paragraph ini, silakan untuk anak IPS yang lebih mumpuni bidangnya untuk mengubah cara pandang ini. : ) afwan.. karena kasian juga kalau anak maunya ke IPS namun dipaksa orang tuanya ke IPA, malah si anak kurang semangat dalam belajar. Penjurusan itu juga akan berpengaruh pada diri kita dan cara pandang kita. Kalau kita memilih IPA maka kita akan cenderung kurang berjiwa sosialis daripada yang anak IPS. Kalau jadi anak IPS itu lebih nyantai daripada anak IPA yang hampir setiap hari bejibun tugas dan ulangan (hehe kalau musim ulangan). Tapi ingat berakit-rakit ke hulu berenang-renang ke tepian. Dan ingat kalau di IPA nanti sewaktu kuliah bisa ambil jurusan IPA maupun IPS, namun jika di IPS nanti hanya bisa ambil jurusan IPS, begitu katanya.. Intinya sesuaikan kemampuan kita.
Readmore >>