^^ Go Green Ala Blogger ^^

Bismillah... Assalaamu’alaykum.. Allow Sob...?? gimana punya kabar?? I miss blogosphere. Setelah beberapa hari tetap sibuk dengan prepare UN, alhamdulillah ini diberi keluangan untuk mengeluarkan uneg-uneg di asysya.blogspot.com ini.. Semangat blogging masih ada, meski ujian di depan mata.. doakan ya moga penulis lulus dengan nilai yang maksimal dan memperoleh PTN yang penulis inginkan.. =) Sedikit tersungging penulis ketika membaca postingan narablog mengenai aksesibilitas dan penghematan energi.. setelah membaca postingan itu penulis mengintrospeksi blog ini. Hmm,, betapa belum efisien dan hemat energi ini blog plus secara aksesibilitas belum bagus. *jadi teringat komen teman akan blog ini* Penulis libur 2 hari Gan, refreshing habis US. *moga nilai Usnya juga maksimal dan bisa membahagiakan ortu. =). *OOT* Dengan kesempatan ini penulis ingin memaintain sedikit ini blog. Ya yang sekiranya gag kepake penulis tarik dari peredaran. Untuk penghematan energi dan go green Gan. Hmm,, keinginan qt harus qt selaraskan untuk mendapat hal yang baik, untuk generasi mendatang juga, yakni penghematan energi, penghematan daya, penghematan bandwith, dkk. Kalo di dunia nyata penghematan dan go green bisa qt lakukan dengan peminimallan penggunaan kertas dengan kaplingisasi dengan tetap memlihara unsur eye catching, sedangkan kalo di dunia maya khususon di blog go green bisa qt lakukan dengan meminimalkan animasi-animasi flash yang sekiranya kurang berguna serta meminimalkan gambar gambar. So jangan disamakan antara penghematan kertas dengan memenuhinya dengan tulisan dengan penghematan energi pada blog. Oke deh akan saia coba. =) lama kagak nulis jadi gimana gitu dengan tulisan ini. Tapi tak apalah daripada gag posting sama sekali. Keep blogging!!! Keep learning!!! Keep spirit!!! Keep smile!!! =) May Allah always bless u all. C U.. =)
Readmore >>

Mengingati Tujuan Semua Ini

Bismillah.. Kini kesibukan berganti, bukan sibuk, sedikit-sedikit fesbuk. Tapi benar-benar fokus ke ujian. Hari hari dilalui dengan mengerjakan soal-soal, dengan belajar dan belajar. Angin segar libur sangat menyejukkan, karena bisa digunakan untukmerefresh otak. Semua harus dinikmati, semua harus disyukuri, karena toh juga akan dilalui. Anggap semua ini ujian untuk mengetahui kualitas diri kita. Sesuatu yang buruk bukan untuk terus menerus ditangisi dan dirutuki, namun sebagai batu loncatan untuk melecutkan diri menjadi seseorang yang lebih baik. Allah akan menolong sesiapa yang menolong agamaNya, so itulah yang harus dilakukan dengan menolong agama Allah. Niatkan semua untuk Allah, untuk mencari ridha-Nya. The life must go on. And always go on. Siapkan diri, raih prestasi, menjadi pribadi yang penuh motivasi, dan bermanfaat untuk orang lain. Ingati tujuan awal. Jangan sampai ketika di tengah perjalanan untuk meraihnya, malah melenceng dari jalan yang segarusnya dilalui. Ingati semuanya untuk-Nya. Untuk orang tua tetap menyuggingkan senyumnya. Ingati itu semua. Tersenyumlah untuk kehidupan, tersenyumlah untuk sekitarmu, tersenyumlah dan melangkahlah dengan optimisme. Percayalah pada-Nya, don’t give up! Karena-Nya tak suka pada hambaNya yang berputus asa. Jika kelelahan, beristirahatlah. Beristirahatlah dengan sesuatu yang menambah kecintanmu padaNya. Dan begitu sebaliknya. Jangan membuatNya murka... *advice4mySelf*
Readmore >>

School => Ilmu/ Nilai

Bismillah... Assalaamu’alaykum Warohmatulahi Wabarokaatuh Allow kauand2, ini saya nulis kek gini coz saya dapet pertanyaan2 dari adik kelas. Katanya pertanyaan2 ini buat karya tulisnya. Yak sekarang saya jawab neeh: 1. Bagi Anda, sekolah itu lebih utama mencari nilai atau ilmu?Menurut saya dan setau saya esensi sekolah ialah mencari/ menuntut ilmu. Banyak sekali manfaat llmu (menuntut ilmu)untuk kita. Dari gelap gulita kebdohan kita bisa berjalan mengarungi kehidupan ini dengan ilmu menuju kehidupan yang terang benderang. dengan ilmu, dunia dan akhirat bisa kita raih. Ilmu merupakan teman dalam kesepian.Sedangkan nilai berguna untuk mengukur seberapa dalam pengetahuan kita akan ilmu –yang kita pelajari-. Namun penilaian di sini akan akurat jika kiita benar-benar jujur dengan kapabilitas/kemampuan kita. 2. Apakah Anda merasa keberataan atau terbebani dengan nilai KKM yang terus naik serta pelaksanaan UN yang semakin ketat?  Seharusnya peningkatan KKM harus menjadi cambuk untuk kita agar semaki giat belajar. Dengan KKM yng tinggi bisa mendongkrak nilai-nilai kita.  Mengenai pelaksanaan UN yang semakin ketat, saya setuju dengan hal itu agar benar-benar tepat penilaian akan ketercapaian input ilmu pada kita. Namun –sedikit mengutip perkataan guru saya- bahwa pelaksanaan UN yang semakin ketat itu secara tidak langsuung menyindir /menghardik diri kita. Pasalnya, dengan adanya pengawasan yang ketat itu berarti kekurangpercayaan pada kejujuran kita. 3. Apa saran Anda dengan sistem pelajaran di sekolah Anda?  Saran saya lebih ditingkatkan mutunya dengan cara peningkatan kualitas pengajaran pada anak didik terkait dengan ilmu yang beliau kuasai dan pengajaran pada anak didik akan pelajaran kehidupan. Guru benar-benar perhatian dan pengertian pada siswa dengan memantaunya. Guru menindak teas siswa-siswi yang berbuat curang. Hal ini harus diimbangi sikap positif dan proaktif siswa.  Sistem pembelajarannya harus menyenangkan, tidak membosankan, dan memacu siswa untuk mengeksplorasi ilmu terkait. 4. Apa yang Anda lakukan untuk bisa mendapatkan nilai yang baik?  Belajar dan berusaha keras. Karena kesuksesan dapat diraih dengan pengorbanan dan perjuangan. Dan bisa karena biasa. Hali ini bisa dilakukan dengan belajar rutin sedikit demi sedikit dan mengulang-ulang materi atau bisa juga dengan membuat resume materi pelajaran. 5. Menurut Anda, bagaimana caranya untuk mencegah usaha mencontek atau tindakan curang lainnya dalam ujian agar kita benar-benar bisa mengerjakan soal sendiri dengan percaya diri dan memanfaatkan ilmu yang kita peroleh? Kita menanamkan keyakinan pada diri kita sendiri bahwa mencontek itu merupakan perbuatan curang (tidak jujur) yang bisa membawa pelakunya pada kemurkaan Allah.  Kita rutin belajar.  Mempunyai keinginan untuk mengetahui seberapa dalam ilmu yang telah pelajari kita pelajari.  Percaya bahwa dengan mencontek membuat ilmu yang kita pelajari menjadi tidak barokah.  Pembinaan ruhiyah siswa. 6. Anda lebih bekerja keras untuk mendapatkan ilmu atau mencari nilai baik?Saya bekerja keras untuk meraih ilmu dan nilai yang bagus. (Tergantung pula pada ilmu/ bab apa yang saya pelajari) Hhe inilah pendapat saya mengenai pertanyaan2 yang diajukan oleh adik kelas saya itu. Jika ada kekeliruan mohon dikoreksi atau ditambahi jika kurang.. =)
Readmore >>