Bukan Jabatan tapi Esensi

Bukan nama atau jabatan, tapi esensi itu semua lebih berarti daripada pangkat/ gelar. 
Bekerjalah, orang lain dan Allah yang menilai.
Jabatan dan gelar hanyalah ilusi yang fana, karna yang lebih penting ialah kontribusi. 

Carilah pahala yang besar dan sebenarnya, bukan yang fana di dunia. 
Toh semua ada balasannya. Apa yang kita usahakan sama dengan apa yang akan kita dapat. 

Buatlah jejak-jejak kecil, yang mana rekam jejak itu kan jadi nostalgia di hari tua.
Sebagai batu loncatan ke tempat yang lebih tinggi jua.

Timbalah ilmu, carilah pengalaman, perluas jaringan, input hal positif, serta hal baik yang lainnya. Sebagai penunjang kehidupan mendatang. Jangan gunakan waktumu untuk sia-sia karna dia kan menebash(XD lebay) lehermu.

Mumpung belum sibuk, mumpung mash single, mumpung belum punya yang musti dirawat dengan baik, mumpung muda, mumpung masih hidup, dll.

Teruslah belajar, ilmu tidak diperoleh dengan badan yang bersantai-santai!
Readmore >>

Jaga Komunikasi

Kehidupan emang keras Nak...
Ketika kau ingin tegak berdiri mandiri, orang yang tak tau bilang macem-macem hal kurang postif tentangmu.
Kehidupan kadang cuma asumsi tanpa klarifikasi. 
Asal ambil kesimpulan, sepihak menentukan.
Memang seperti itu. Jadi, jaga komunikasi. 
Klarifikasi dan teliti sebelum mengeksekusi.
Jangan terbakar api.

Komunikasi, mungkin masalah komunikasi.
Ketidaksinkronan antara komunikan dan komunikator => Miskomunikasi
Komunikasi itu krusial.
Jaga komunikasi. 
Yang ingin disampaikan seseorang musti benar-benar sesuai ma yang dia inginkan dan penerima pun menangkap hal yang sama. 
Agar tidak terjadi sesuatu yang fatal

Selow, yang penting jaga komunikasi
Buka dialog dan diskusi biar gak salah arti
Berusahalah terbuka dan gak ditutup-tutupi
Agar jelas dan tiada yang tersakiti ^_^
Give thanks to Allaah


Readmore >>

Sabar & Buat Deadline Semu

Sabar Nak...
Berhubungan dengan banyak orang itu butuh kesabaran dan rasa mengerti. 
Mungkin kita ingin segera tuntas, tapi mengertilah kondisi orang lain. Mereka tak serta merta lepas tanggung jawab itu, mereka manusia, kadang lupa, ada kegiatan lain, atau alasan lain yang dibenarkan. 
Yang pasti, bikin deadline semu aja . Biar kamu gak keteteran sendiri. Bikin back up.

Ketika disamaratakan mungkin ada yang kurang respon, nah langkah berikutnya ialah spesifikasi, eh mksdx dispesifikkan XD

Hmm. ya itu ada kalanya qt tegas, ketika emg kondisi dia tau dan gak da alasan menolak.
Tapi adakalanya qt lunak, kalo kondisi memaksa mereka u/ gak bisa ato pending ato da alasan yg logis.

Ya itu juga kembali ke kita, gmn manajemen qt? Bikin DEADLINE SEMU
Readmore >>