R'nB Undip Nimbrung di Sekolah Ilmiah SIM UNS: Sociopreneur

Bismillah


Sabtu, 27 April 2013 merupakan salah satu pengalaman yang tidak terlupakan, karena saya berhasil motoran dari Solo ke Semarang(+-2,5 jam) dan begitu sebaliknya(+-4 jam). Rencananya kami ingin berangkat jam 5, namun qodarullah ternyata jam tangan Angga sedang bermasalah, sehingga kami dari Semarang sekitar jam 5.30. kami memilih motoran karena risiko waktu, kami tidak ingin waktu kami banyak terbuang di jalan sedangkan kami bisa meminimalisasi waktu di jalan. Alhamdulillah cukup lempeng, karena kami berangkat pagi juga, kecepatan sampai Tengaran sekitar 80-90 km/jam, namun qodarullah motor Angga sedikit bermasalah, sehingga kami berjalan sekitar 70-80 km/ jam.

Kami perwakilan dari R’nB Undip (Reseach & Business Universitas Diponegoro) ada 4 orang (padahal qutanya 3 orang :D ^^V). 4 orang itu ialah saya(Masdhiana IF Undip 2011), Nabila (Statistika Undip 2012), Airlangga (Akuntansi Undip 2011), dan Sigit (Teknik Mesin Undip 2011). Sigit sudah berangkat pada H-1, sedangkan kami motoran bertiga dari Semarang. Nabila nebeng saya.

Semarang, Salatiga(lewat Ring Road), Tengaran, Ampel, Boyolali, Mojosongo, dan Solo :D Alhamdulillah, Alhamdulillah sampai Solo, setelah itu kami tanya rute-rute ke UNS. Alhamdulillah sampai UNS(sekitar jam 8) :D Dan kami menuju NHIC (Nurul Huda Islamic Center) karena acaranya di Ruang Seminar NHIC.

Saya SMS Ayik(kenalan pas Pengmas di Jember), karena agak lama, jadi saya langsung ke TKP. Dan yang saya lihat pertama kali ialah Ayik. Hhe. Senang rasanya berjumpa kawan seperjuangan di Lengkong. Kami ngobrol, perkenalan, dan registrasi. Setelah masuk ke ruang, kami memutuskan untuk melihat masjid NH yang baru itu, subhanallah, bagus euy. Gak seperti NH yang dulu, hhe. Ya iyalah kan udah direnov.

Setelah itu, kami ngobrol sama anak UNS, melaksanakan misi kami untuk nyari link, hhe.
 
Jam 9.25 AM acara dimulai. Acara ini dimulai dengan perkenalan orang yang tidak seberuntung kita. Cerita bahwa ia harus bekerja untuk menghidupi dirinya (dan ibunya). Agak jleb juga, bapaknya bilang “Dia hidup di atas perjuangan dia sendiri(nyari duit sendiri), nah kamu?” *huft, menunduk*

Setelah itu ada sambutan ketua yang diwakilkan ke wakil ketua(karena sang ketua sendang mengikuti acara beasiswa aktivis nusantara) yakni mas Agus Suroso. Masnya berkata bahwa di ingin ketika pulang kita membawa sesuatu dan bisa berbuat sesuatu.

Momod (moderator): Mira Hartanti (Biologi FMIPA UNS 2011)

Materi 1: Membangun Bangsa dari Desa (Dhian Nurma Wijayanti)

Seperti biasa, ada pemaparan tentang populasi Indonesia, angka kemiskinan, pemuda, pengangguran terdidik, dan sejenisnya.

Mimpi #1: Masa Depan Indoensia Ada di Daerah.
Seperti kata pak Sutanto, bahwa kekayaan itu bak piramida terbalik. Yakni posisi teratas diduduki (*?? hhe*) oleh pejabat, setelah itu ada high class, ada middle class, dan ada lowest class.
Nah, kenapa judulnya kek gitu? Karena memang sumber daya alam Indonesia itu ada di daerah. Kita butuh pasir, kembalinya ya ke daerah. Kita butuh gamping/ batu kapur ya ke daerah Karts itu juga di daerah.

Mimpi #2: Meritocracy based leadership.
Tantangan: pemuda yang berkarya.
Setelah itu, ada empat kuadran. Di kuadran 1 ada usaha social, kuadran 2 ada perusahaan komersil, kuadran 4 ada kegiatan social tradisional, sumbu x ada dampak sosling, dan sumbu y ada potensi profit.

Kemudian mbak Dhian bertanya apa maksud sociopreneur.

Nah, di sini mbak Dhian menjelaskan ada 3 tahapan untuk sociopreneur, yakni:
1.    Rekayasa research
2.    Value add
3.    Rekayasa market.

Beliau memberi contoh dengan memutar video mentornya yakni mbak Sonia(kalau gak salah, hhe). Contohnya:
Ditanya, apa potensinya? <= sabun.
Uniknya apa? Pasar bisa menerima kalo produk direkayasa gimana? Sabun mengandung bahan-bahan yang bermanfaat.
Rakayasa market gimana? <= ada edukasi atau story telling via reseller.
Sociopreneur itu kewirausahaan dari berbagai disiplin ilmu (interdisipliner) dan menyelesaikan persoalan masyarakat serta bagaimana masyarakat mau menerima.
Coba saya masukkan referansi lain:
Sociopreneur adalah perwujudan jiwa entrepreneurship, namun tidak hanya berorientasi pada keuntungan, tetapi juga berusaha untuk membantu dan mengembangkan masyarakat sehingga masyarakat tersebut dapat menjadi masyarakat yang mandiri. (terakhir diakses dari https://www.youngontop.com/notes/let-s-switch-the-bow-to-be-sociopreneur- pada Selasa, 30 April 2013)

Kunci sociopreneur:
1.    Senangi
2.    Kerja keras
3.    Tim yang menguatkan

Beliau juga mencontohkan sociopreneur yang beliau lakukan di Purworejo yakni Ikan Sidat. Ternyata ikan sidat itu memiliki DHA tinggi dan omega. Harga awal 9k, namun di tangan beliau menjadi 150k.

Kalau entrepreneur itu untuk keuntungan sendiri, nah kalo sociopreneur itu untuk kesejahteraan masyarakat.
Beliau(dan kami –setelah diceritain-) terkesima dengan duri laut, yang dijadikan kripik duri laut, itu namanya technopreneur.

Beliau juga menjelaskan tentang Loop thinking. Beliau mengambil case di Lembang, yang terkenal kan wmawarnya tuh. Mawar yang tangkainya panjang dijual, nah yang tidak bertangkai gimana nasibnya? Itu dijadikan sabun, minyak wangi, dan hand & body. Promosi by online.

Materi 2: Indrawan Yepe

Menurut saya, beliau lebih menjelaskan ke praktik (apa yang ada di lapangan). Beliau membukan dengan mengibaratkan pustaka/teori itu seperti batang pohon, belum begitu berguna, nah kalau sudah menjadi mimbar, menjadi kursi barulah ia berguna.
Mendidik tentang ekonomi kerakyatan ialah dimulai dari diri sendiri dan menantang diri untuk berkontribusi.

Kemudian beliau menutup dengan beberapa ayat. Salah duanya ialah:
“Dia yang mematikan & menghidupkan”“Dia-lah yang memberikan kekayaan dan kecukupan”
Nah, gak usah resah, Allah udah ngasih kecukupan ^_^

Setelah itu, ada sesi Tanya jawab. Hmm, subhanallah dari universitas lain, jam terbang tentang socioprenuernya udah lumayan, lumayan tinggi :D langsung jawabannya aja ya, hhe.

Point-pointnya untuk melaksanakan sociopreneur ialah:
1.    Jangan menggurui masyarakat
2.    Tanyakan, di sini ada masalah apa? Bapak ibu butuh bantuan apa?
3.    Live in(tinggal di sana) 1 bulan.
4.    Kenalan.
5.    Masyarakat butuh teladan.
6.    Ambil hatinya.
7.    Mengubah karakter masyarakat tidak mudah.
8.    Lakukan 3 tahan tadi. Untuk rekayasa market bisa cari investor atau cari market, ada CSR, ada sedekah bank/ BUMN juga.
9.    Mengubah mindset <= percantik packaging. Contoh: Pasar Ngarsopura, expo, UNS Sunday market (oleh masyarakat UNS), dan UGM Sunday Market (oleh preman).
10. Baca => tulis => aksi
11. Desa binaan => focus ke adik-adik, untuk orang tuanya bisa diajak sociopreneur juga.
12. Level mahasiswa itu kritis (batang pohon) => solutif (punya cabang) => pengambil peluang (punya buahnya).
13. Berikan power, bukan force.
14. Membina sehingga binaan juga membina serta ada pendelegasian.
15. Pemimpin => mencetak pemimpin baru, bukan follower.
16. Kontribusi itu untuk orang lain, dedikasi itu untuk Allah.
17. Bukan seberapa banyak yang kamu berikan, tapi seberapa cinta yang kau beri.
18. Membina => carilah yang menantang dan konsistenlah!
19. Pikirkan betul tindakanmu.

Itu yang saya dapat, hhe. Setelah itu ada ishoma. Nah, Angga khawatir kalo kami pulang sore maka akan semakin macet, kami memutuskan untuk segera pulang. Namun, sebelum itu ada sharing dengan UNS dan Unnes di sekretariat SIM UNS. Qodarullah, helm Angga hilang, dia beli helm deh. Karena cukup lama, kami sholat ashar di NHIC UNS juga. Setelah itu barulah kami pulang.

Qodarullah saya sedikit nyerrempet Sigit (karena keknya Sigit galau, hhe. Karena bus di depan Sigit tu ambigu, hhe). Kasian Nabila, kakinya susah buat jalan. Kami melanjutkan perjalanan dan kami terpisah satu dengan yang lain. Muter-muter dulu untuk sampai ke jalan rayanya. Di beberapa titik ada kemacetan, karena ada perbaikan jalan itu. Subhanallah, di jalan kami menerjang angina, yang membuat kami tergerak ke kiri atau kanan, harus benar-benar menggunakan prinsip kapilaritas, beradu dengan truk besar, bus besar, mobil, motor lain, melewati pinggir, sampe trotoar pun dilewati. Sungguh pengalaman yang ruaar biasa, hhe. *Maklum rider amatiran*. Seru pokoknya, insyaAllah meningkatkan skill motoran saya. Hhe.

Motoran itu soal bertindak(mengambil keputusan) cepat dan tepat serta rasa percaya diri untuk mengeksekusi.

Karena macet itu, perjalanan jadi sekitar 4 jam dengan kecepatan kalo gak macet sekitar 80-90 km/jam, dari jam 3.30 sampai jam 7.30an.
Alhamdulillah, Allah masih memberi umur pada saya.

Readmore >>

Meeting dengan Jaringan Rumah Usaha

Senin, 29 April 2013
Meeting dengan Jaringan Rumah Usaha
Di Semarang

Dibentuknya StudentsxCEOs karena kelak suatu saat orang dengan visi sama akan bermuara pada pertemuan-pertemuan yang sama, kenapa gak dimulai dari sekarang(?) Sehingga mempermudah kelaknya dalam berelasi.

Point-point:
# Usaha <= menjadi tempat untuk belajar
# Dengan komunitas semua bisa dikerjakan bareng, senang bareng, susah pun bareng.
# Isi lebih baik daripada bentuk
# Untuk memberikan impact, selesaikan kebutuhanmu dahulu
# Bekerja kecil tapi konsisten *Kek sabda nabi deh, hhe*
# Entrepreneur <= melawan diri sendiri
# Bisnis itu dengan (peri)laku
# Kreativitas <= bebaskan pikiranmu
# Bangunlah kesadaran
# Dimulai dari hal kecil/ basic
Readmore >>

Belum Berilmu Sepenuhnya, tapi Bisa Menuntaskan!


Bismillah...
Nak, kau ingin pergi ke suatu tempat. Namun kau belum tau pasti rutenya(belum begitu ada gambaran mengenai rute tersebut). Kau hanya punya abstraksi umum. Dengan semangat pantang menyerah dan ingin meraih tujuan itu, kau bisa ke sana. Dulu kau pernah ke daerah yang gak cukup jauh(mengerjar ketertinggalan), namun... kemaren... jalan yang jauh kau tempuh dengan bekal percaya pada Allah, pada penunjuk jalan, pada manusia yang kau tanyai, dan pada feeling. Bukan hanya jalan yang jauh, kau juga bertemu truk-truk besar, harus menyusup sana sini, mengambil kesempatan di pinggir, berlari menembus angin cukup kencang, mengambil opportunity jalan yang -sedikit- longgar, itu semua rintangan yang harus kau lalui. Dan.... Kau bisa!



Itu berarti...
Ujian ini pasti kau juga bisa.
Kejarlah ketertinggalan itu, percaya pada Allah, mulai belajar, percaya kawan, fokus, berusaha keras, dan percayalah kau bisa hadapi semua rintangan itu. Meski kau masih samar dengan apa yang harus kau selesaikan.

Nothing impossible.
Pasti bisa!

Kejarlah impianmu tuk orang tuamu, sebagai balasan yang pasti tak bisa sepenuhnya setimpal. Untuk sedikit mengobati lelah letih orang tuamu. :'(

Semangat UTS!
Semangat belajar!
Ihrish!

#FokusUTS

Dari sahabat Abu Hurairah, Bersabda Rasulullah, "Mu'min yang kuat lebih dicintai Allah dari mu'min yang lemah, dan masing-masing memiliki kebaikan. Bersemangatlah terhadap hal-hal yang bermanfaat bagimu dan mohonlah pertolongan kepada Allah dan jangan merasa malas, dan apabila engkau ditimpa sesuatu maka katakanlah "Qodarulloh wa maa syaa'a fa'al, Telah ditakdirkan oleh Allah dan apa yang Dia kehendaki pasti terjadi".

http://www.ilmoe.com/721/mumin-kuat-lebih-dicintai-allah-bersemangat-terhadap-hal-bermanfaat.html
Readmore >>

Di persimpangan Jalan Ini

Tertunduk
Di persimpangan jalan ini menatap nanar jejalanan yang tlah dilalui
Kapan kau akan kembali 
Menunggu ajal menjemputkah? Terlambat!

Di persimpangan jalan ini
Lemah lunglai
Kenapa seperti ini
Tanpa disadari

Di persimpangan jalan ini
Kembalikanlah ya illahi Robbi
Ke jalan-Mu yang haq
Jalan yang Kau ridhoi

Menginsyafi diri
Dalam lorong cekat malam ini
Riuh rendah kendaraan
Dengung laptop
Gemulai sang jari mengetik
Biarlah jadi saksi
Insyafi diri di persimpangan jalan ini

Getaran jiwa menembus di dana
Menyibak sanubari
Ciptakan rasa
Rasa penuh salah

Kembali
Kembali menjadi putri

Hembuskan nafas
Keluarkan sgala sesak di dada

Ingati tujuan semua ini
Ingati, bahwa ini tak abadi
Hanyalah persinggahan
Menuju kehidupan kekal abadi

Hisab diri
Sebelum hisab dari sang Illahi
Readmore >>

Jangan Berguguran Wahai Kau Penuntut Ilmu

Bismillah…
Alhamdulillah, Allah masih memberi kita nikmat islam dan iman. Kali ini, penyusun ingin sedikit berbagi mengenai never give up untuk para pencari ilmu. Beberapa hal yang saya dapat sewaktu mendengar kajian di Al Barokah dan ada pula yang by reading di inet.

Yang saya dapatkan ialah bagaimanapun keadaannya, janganlah sampai kita putus asa, stagnan, menyerah untuk mempelajari ilmu. Serta ada anjuran juga untuk mendatangi majelis ta’lim meski gak paham materi yang disampaikan sang ustadz. Why? Karena kita bisa mengambil faidah akhlak dan adab sang ustadz. Jika tidak mendapatkan itu, maka kita bisa mengambil faidah akhlak dan adab kawan seperjuangan untuk menuntut ilmu. Misal, bagaimana ketawadhu’an atau kegigihan kawan kita (misal dia ke majelis ta’lim hanya dengan naik sepeda). Nah, di majelis ta’lim kita gak cuma mengambil faidah ilmu yang diberikan sang ustadz, namun juga mencermati hal-hal kecil di atas, guna melejitkan semangat kita. (Baca: Gak cuma hardskill, namun juga softskill)

Yang selanjutnya ialah jangan menanti kesempurnaan untuk melakukan sesuatu. Mengutip nih
“Sesuatu yang tidak didapat seluruhnya, jangan ditinggal seluruhnya”
Nah, seperti itu, contoh: Ketika kita gak bisa konsisten dateng untuk bahasa Arab, janganlah kita mundur dari perhelatan menuntut ilmu ini, karna ia(belajar bahasa Arab) sebagai jembatan dan sebuah jalan peluang besar agar kita bisa banyak belajar, dari kitab-kitab arab, bukan terjemahan lagi. Oya, untuk mensiasiasati ketertinggalan kita, kita bisa minta tolong kawan kita untuk direkamkan. Dulu saya juga gitu, ada 1 hari di mana hari itu saya ada praktikum, sang ustadzah menyarankan pada saya untuk merekam pelajaran yang beliau sampaikan. Meski rasanya tidak senikmat menuntut ilmu secara langsung, namun cukup mengobati dahaga ilmu itu.

Atur strategi agar kita tetap mendapatkan ilmu itu, jika memang niat kita kuat. Jika belum kuat, coba review kembali materi-materi tentang faidah/keutamaan belajar agar kita semangat belajar bahasa Arab atau belajar ilmu lain. Kapan lagi kalo gak sekarang? Esok? Ya kalo programnya masih ada. Ayo ambil peluang besar itu. Apalagi kalo kita perempuan, harusnya akan semakin menambah semangat kita, karena kita harus mendidik anak kita. Kalo kita gak mengisi penampungan ilmu kita dari sekarang, kapan lagi? Keburu nikah dan punya anak lhoh ,itu akan semakin rempong. Liat aja ummahat gitu, semangat sekali, namun kadang anaknya pengen ini pengen itu, jadi kurang focus belajar. Nah, kita yang masih single gini, ayo semangat belajar ^_^

Dan ingat, batu yang keras gitu aja bisa dilubangi oleh air secara perlahan, nah pasti kita juga bisa ^_^
Readmore >>

MENGEJAR KETERTINGGALAN: BIOPORI, DARI ILMMIPA DI MIJEN

Bismillah


Ini-lah status yang saya buat tadi, hhe

PASTI BISA! Kamu pasti bisa mengalahkan rintangan dan hambatan yang ada. Mereka sibuk, tetap prestatif, kamu juga pasti bisa. Gak ada yang gak mungkin.
Ambil contoh tadi!
Kamu udah ketinggalan temen-temen karena jarkom berangkat lebih cepat yang gak sampe. Kamu kejar. Ternyata kau tak tau di mana letak tempatnya. Kau cari tau, dan kau dapatkan! Dan terkejarlah mereka. Alhamdulillah, kau tidak tertinggal.
Kamu PASTI BISA! Mengejar ketertinggalan itu. Meski kami tak tau musti ke mana, tapi kau harus berusaha. Karna keniscayaan itu pasti!
Seka air matamu! Take action! Jangan cuma bisa nangis! Buat apa kau keluarkan air matamu, tiada guna. Kau selali keterlambatanmu, tiada guna kalo gak ada aksi follow upnya.
Semangat gapai citamu, meski kau tertinggal dari temanmu!
Jadilah Masdhiana yang bisa mengejar apa yang dia inginkan. Jangan urai air mata terlalu lama. Cukup ia sebagai pelega. Ok?

Rasanya gak puas segitu aja. Hhe. Gini ceritanya. Tadi saya ikut kegiatan Gerakkan 1000 Biopori untuk Masa Depan. Kegiatan ini merupakan program kerja ILMMIPA(Ikatan Lembaga Mahasiswa MIPA: Ikatan BEM FMIPA se-Indonesia), dengan dihadiri oleh UKSW, IAIN, UNNES, UNDIP.
Qodarullah, info jarkom berangkat lebih awal gak sampe ke saya. Jadinya saya dating ke BEM FSM Undip dalam keadaan lengang(FSMnya). Saya SMS kawan yakni Kadept NIC Mas Saiful. Saya Tanya apakah kumpulnya di Bem dan minta nomer Nabila (karena belum saya save). Mas Saiful menjawab kalo udah berangkat dan memberi nomer Nabila. Segera saya SMS Nabila, dan ternyata memang sudah berangkat. Mereka sampai di Jatingaleh, saya agak lupa Jatingaleh tu di mana. Kemudian saya mau menyusul ke Jatingaleh. Saya tancap gas si Rere(Red Revo). Sampai di samping gang kost saya, saya buka HP, dan saya diminta ke UNNES. Padahal saya belum tau Unnes itu di mana. Hmm… galau dulu, nangis dulu. XD

Saya merusaha tetap berangkat, karena saya sedikit ada bayangan jalan ke Unnes(Cuma tulisan gitu berapa KM menuju Unnes). Saya melaju menerobos angin. Saya ingat jalannya, trus ada jalan masuk, saya masuk, saya Tanya ke pedagang buah, beliau menjawab, dan saya melanjutkan perjalanan. Alhamdulillah memang benar jalan yang saya tempuh. Nah, saya binun kok saya gak nyampe-nyampe? Saya berjalan terus, kemudian Tanya bapak-bapak. Biasanya kalo Ahad gak dibuka yang biasanya dibuka, kemudian beliau menunjukkan alternative.

Alhamdulillah, saya nemu tulisan “UNNES” XD

Nabila telpon saya, dia bilang kalo saya musti balik bersamaan dengan Ochel yang meneriaki saya, hhe. Alhamdulillah, masih terkejar. #Lega. Padahal sebentar lagi mungkin mereka udah gak di situ.

Kami menuju ke Mijen, ada 1 mobil dan beberapa sepeda motor. Yang naik motor bawa botol aqua besar dan yang di mobil ada alat biopori(alat untuk mengebor).

Setelah kami sampai di sana, ada pembukaan. Pembukaannya jam 9.44 AM. Setelah itu ada sambutan dari ketuanya yaitu mas Akhi(emang namanya AKhi lho, hhe) jam 9.45 AM. Beliau berkata kalo kegiatan ini untuk memperingati hari bumi. Kegiatan ini dilakukan di Semarang, Solo, Jogja, dan Purwokerto. Biopori ialah hal kecil namun berdampak besar. Jam 9.49 AM ada sambutan dari pak Lurah, beliah sekaligus membuka kegiatan.

Setelah itu, kami mengambil alat dan ke halaman rumah warga. Kami mengebor mengunakan alat biopori itu. MasyaAllah tidak semudah itu, kita mengebor dengan alat manual itu. Hmm. Apalagi kami cewek, lamaaa nian. Haha. Alhamdulillah pas saya ada yang bantu, mungkin bapaknya menerapkan asas iba, trus beliau bantu kami ngebor. Hhe.


Oya, caranya tuh, kita ngelubangi tanah, setelah kira-kira 1 botol muat, kita cukupkan. Ambil sampah-sampah(daun), masukkan ke botol aqua yang tlah dilubangi kecil-kecil pinggirnya. Oya, sebelumnya botol aqua moncongnya dibuang. Kalo sampah udah dimasukkin, taro (dengan posisi terbalik) ke tanah yang lubang tadi. Kalo udah, tinggal samping-sampingnya diberi tanah. Biar rapi, hhe. Ni pada nangkep gak ya aku jelasin kek gini? Hhe

Setelah itu kita istirahat, penutupan, dan pulang. Selesai sekitar jam 1.30 PM.

Terimakasih untuk pengalaman yang mengispirasi untuk mengejar ketertinggalan.

Kalo mau tau tentang biopori coba googling aja, ni tadi nemu link ini http://www.biopori.com/
Readmore >>

PASTI BISA! Pasti Bisa Mengejar Ketertinggalan!

PASTI BISA! Kamu pasti bisa mengalahkan rintangan dan hambatan yang ada. Mereka sibuk, tetap prestatif, kamu juga pasti bisa. Gak ada yang gak mungkin.

Ambil contoh tadi!
Kamu udah ketinggalan temen-temen karena jarkom berangkat lebih cepat yang gak sampe. Kamu kejar. Ternyata kau tak tau di mana letak tempatnya. Kau cari tau, dan kau dapatkan! Dan terkejarlah mereka. Alhamdulillah, kau tidak tertinggal.

Kamu PASTI BISA! Mengejar ketertinggalan itu. Meski kami tak tau musti ke mana, tapi kau harus berusaha. Karna keniscayaan itu pasti!

Seka air matamu! Take action! Jangan cuma bisa nangis! Buat apa kau keluarkan air matamu, tiada guna. Kau selali keterlambatanmu, tiada guna kalo gak ada aksi follow upnya.

Semangat gapai citamu, meski kau tertinggal dari temanmu!
Jadilah Masdhiana yang bisa mengejar apa yang dia inginkan. Jangan urai air mata terlalu lama. Cukup ia sebagai pelega. Ok? 
Readmore >>

DEADLOCK KOMUNIKASI KOORDINASI & STARVATION PADA KEGIATAN

Bismillah



Deadlock adalah suatu kondisi dimana dua proses atau lebih saling menunggu proses yang lain untuk melepaskan resource yang sedang dipakai. Karena beberapa proses itu saling menunggu, maka tidak terjadi kemajuan dalam kerja proses-proses tersebut. 

Nah, kadang atau sering kita mengalami deadlock dalam hidup kita, deadlock dalam komunikasi atau koordinasi. Deadlock ini bisa karena gengsi, tidak begitu memperhatikan atau tidak ada keterbukaan atau rasa percaya yang berlebih. Akibat dari deadlock seperti ini ialah kerjaan yang tak tuntas sempurna. Sesuatu yang sudah terrancang dengan apik jadi sirna karena keadaaan saling menunggu ini .

Contoh nih. Kemaren penyusun mengikuti kegiatan. Kegiatan ini bekerjasama dengan unit kegiatan lain. Hasil yang kami capai kurang maksimal. Karena keadaan saling menunggu ini. Dari mereka, mereka bingung kenapa kami gak gesit(gak ada koordinasi run down yang lebih detail pada hari H). Dari kami, karena kami kurang begitu tau harus bagaimana dan kami kita acara sudah terhandle oleh mereka, kami percaya sepenuhnya pada mereka. Nah di sinilah pointnya, dari sana tidak langsung memberitahukan harus seperti ini seperti ini. Dan kami juga langsung saja ‘mempercayakan’.

Di sini, dibutuhkan keterbukaan antar personal/ organisasi jika ingin apa yang mau dicapai terlaksana (hampir) sempurna. Jaga komunikasi, karena hal itu sangat krusial. Meski sedongkol apapun kita, tetap ceritakan saja. Agar tercapai sebuah solusi untuk yang lebih baik.

Nah, koordinasi satu dengan yang lainnya juga musti dijaga. Jangan sampe mengalami starvation.

Starvation adalah kondisi yang biasanya terjadi setelah deadlock. Proses yang kekurangan resource (karena terjadi deadlock) tidak akan pernah mendapat resource yang dibutuhkan sehingga mengalami starvation (kelaparan). 

Kita udah niat banget bikin kegiatan, tanpa koordinasi yang baik bisa mengakibatkan starvation, karna resourch kita sama, namun dengan kegiatan dalam waktu yang sama. Semua akan lebih efektif efisien dengan menejemen yang baik, komunikasi, serta koordinasi yang apik.

Nah, dari sini kita bisa belajar, untuk mengatasi deadlock dan starvation ini. Rapikan barisan kegiatan, jaga komunikasi dan koordinasi, selalu bersiap dengan kondisi terburuk. Jadikan semua ini pembelajaran untuk esok yang lebih baik. Dan jangan lupa untuk transfer ilmu. Karna itu penting. Penyusun pernah mendengar, gpp bikin salah, tapi kesalahan yang beda. Dengan transfer ilmu insyaAllah bisa meminimalisir kesalahan yang sama.

Jalan yang kita tempuh juga bukan jalan tol yang bebas hambatan, tugas kita ialah mencari strategi untuk setiap masalah yang kita temui. Berpikir cepat, bergerak tangkas.

Keburukan yang termenej akan mengalahkan kebaikan yang termenej. 

Maaf kalo analogi yang penyusun buat kurang nyambung antara yang pertama yakni deadlock mengenai komunikasi dan koordinasi serta starvation yang lebih ke efektivitas & efisiensi kegiatan.  


Source:
http://bebas.vlsm.org/v06/Kuliah/SistemOperasi/BUKU/SistemOperasi-4.X-1/ch17s07.html terakhir diakses pada Ahad, 31 April 2013 Jam 5:13 AM.


Readmore >>

Sepenuh Hati

Sepenuh hati
Semua bisa kau lakukan jika kau sepenuh hati

Namunnnn
Jika ruang hatimu tak penuh
Hal yang mustinya kau selesaikan tak tergarap seluruhnya

Inilah sepenuh hati

Jika setengah-setengah, maka hasilnya pun tak maksimal

Jangan kau paksa

Cukup kau sentuh dengan hati
Bukan dengan maki atau sikap kerasmu

Ubahlah dengan hati
Bukan dengan lisan atau tulisan yang menyakitkan

Hingga hati itu melunak dan bekerja sepenuh hati
^_^
Readmore >>

Berbahagialah

Ya Allah, jadikan hati seluas samudra untuk memaafkan
Jadi ikhlas melaksanakan semua
Melaksanakan sepenuh hati, tanpa banyak ucap tiada guna
Jagalah keprofesionalan yang ada ya Allah

Tertatih melangkah
Asa iba

Lapangkan hati tuk menerima dan melakukan semua ini
Jangan biarkan hati mudah tersakiti
Jangan biarkan ada lara di hati
Enyahkan ya Rabb

Jadikan hati bersih
Mau berkarya dan bekerja
Tanpa dipinta
Siap melakukannya

Hati, ikhlaslah
Jangan mudah tersakiti
Jadilah hati yang lapang dan mudah memaafkan

Hati, berbaiklah denan kondisi
Dengan segala kesemrawutan yang ada
Legowo...

Hati kuatlah menapak dalam keteguhan
Dalam keikhlasan
Hanya untuk Allah ta'ala

Hati, tersenyumlah
Sambut semuanya dengan senyum bahagia
BUkan muram durja

Hati, menarilah dalam bahagia
Jangan kau terlalu berjalan ke sana ke mari tanpa henti yang membuahmu lelah

Mungkin itu hanya perasaan
Tak usah kau hiraukan

Bersabarlah
Tersenyumlah
Hadapi harimu dengan bahagia
Selesaikan semuanya dan kau akan lega
Readmore >>

Jangan Mudah Tersakiti

Rintihan perih di hati
Menyayat qalbu
Mengoyak sanubari
Menusuk hati

Biarkan berjalan seperti itu
Turunkan standarmu

Karna banyak idealita yang tak sesuai dengan realita
Nah, tugas kita ialah membuat hampir sama

Perlahan, tapi pasti
Sabar dengan segala kondisi

Jangan lelah
Jangan mudah tersakiti
Readmore >>

Ayo Fokus!

Ayo fokus ayo fokus
Sebentar lagi UTS
Inget ortu, yang telah berletih-letih dan bersusah-susah
Turunkan kuantitas kegiatan
Fokus belajar
Tuk pertahankan bahkan tingkatkan IP/IPK

Mulailah fokus pada apa yang musti dipelajari
Ingatlah bahwa akan ada eksekusi
Persiapkan dan matangkan semuanya
Jangan tunggu sesah di akhir kelak

Buatlah bibir itu tetap melengkung indah, dengan ujung di atas
Ini momen tuk menyenangkan beliau
Jangan dilewatkan

Semua ada waktunya
Semua ada saatnya

Jangan menyesal pada apa yang belum kau raih
Allah memberikan yang terbaik untuk kita

Benahi diri, introspeksi, koreksi
Banyak cela di sana sini

"Jadilah orang dewasa, bukan anak" yang bisanya cuma berantakin mainan"
Readmore >>

STUDI BANDING BEM FSM UNDIP KE BEM FMIPA IPB

Bismillah…
Alhamdulillah telah terlaksana STUDY BANDING BEM FSM UNDIP ke BEM FMIPA IPB pada tanggal 12-14 April 2013 hari Jumat-Ahad kemaren.

Sekitar jam 8.06 PM kami dengan 1 bus dan 1 ELP, dengan 59 peserta berangkat ke Kota Hujan itu. Malamnya istirahat di bus, hhe. Jam 8.27 AM istirahat, bersih diri, dan makan di RM Subang *lupa nama tempatnya, hhe*.  Qodarullah, sampe sana sekitar jam 1 siang, karena macet yang cukup panjang di Indramayu.

Setelah kami sampai di IPB, kami sholat di Al Huriyyah. 

Acara dibuka dengan tilawah pada jam 2.03 PM. Pada jam 2.24 PM ada presentasi dari Ketua BEM FSM UNDIP yakni mas Andhica Surya Anggara, dilanjutkan dengan presentasi dari Ketua BEM FMIPA IPB yakni mas Edo Rahardi Permana pada jam 2.47 PM.

Kalo di BEM FSM ada 80 orang, di BEM IPB ada 75 orang. LambAng BEM FMIPA ada 8 bulu, itu melambangkan 8 departemen/jurusan yang ada. Kepengurusannya di bawah ini ya, hhe.

Kepengurusan BEM FMIPA IPB:

1.      BPH (BADAN PENGURUS HARIAN)
Seperti lembaga pada umumnya di sini ada Ketua, wakil ketua, sekretaris 1 & 2, serta bendahara 1 & 2.
Saat ini pula masnya menjelaskan tentang visi misi BEM FMIPA IPB.
2.      DEPARTEMEN-DEPARTEMEN:
a.     INTERNAL
Proker departemen ini ialah: (1)Pelantikan, upgrading, dan pengembangan diri. (2)Sekretku Nan Indah Selalu di Hati.
b.     KASTRAD
Proker: Obrolan Mahasiswa G, G-Festival(untuk menumbuhkan semangat lomba), Angkatan Spectakuler.
G di sini maksudnya ialah symbol untuk fakultasnya, jadi kalo di IPB fakultas itu diberi symbol dengan huruf.
c.     KOMINFO
Proker: Info Center for You-G(mengurusi madding dan socmed), G-Media Cetak, Kaleidoskop LK FMIPA(pembuatan video mengenai LK FMIPA IPB)
d.     MINAT, BAKAT, DAN PENGEMBANGAN DIRI
Proker: Sport & Art Competion & Klub olahraga.
e.     ADKESMAH
Proker: Dari, oleh, dan untuk FMIPA serta Gerakan Berbagi FMIPA
f.        SAINTEK
Proker: Explo Science, Jendela sainster(info lomba), dan Pesta Sains Nasional.
g.     SOSLING
Proker: G-Social & Environmental care serta MIPA Go Field.

Oya, saya cukup terkesan dengan kalimat ini:
Setiap KAMU itu PENTING, karena KITA itu SATU.
Nah, setelah presentasi itu, kami masuk ke FGD(Forum Group Discussion). Pembagiannya seperti ini(FSM UNDIP => FMIPA IPB):
1.      PSDM, Ekobis, Dagri => Internal
2.      Dimas => Sosling
3.      Mikat => Sainstek, MBM
4.      Kesma => Adkesmah
5.      NIC => Kominfo
6.      KP => Kastrad
7.      BPH => BPH

Dalam FGD itu kami berkenalan, karena kami terlambat, pengurus dari IPB tinggal 2 yakni pak ketua dan bu bendahara, hhe. Kalo di FMIPA IPB enak, untuk BPH tu 3 dari 2010 dan 3 dari 2011. Setelah penjelasan singkat, kami tanya jawab. Saya bertanya kenapa wakil ketua malah berperan keluar(eksternal). Jawabannya, karena itu terkait pas maba ada TPB, jadikan dia keluar, belum begitu paham dalam(FMIPA) sendiri.
Ada juga pertanyaan:
1.      Gimana mengkondisikan 75 orang itu? Kan Cuma 6 orang BPH.
2.      Gimana tu olimpiade yang digawangi BEM FMIPA?
3.      Kaderisasi TPB gimana?
4.      Kapan dibuat kalender kegiatan lembaga? Yang punya sapa aja?
5.      Dll, hhe.

Jam 4.17 pemberian kenang-kenangan, ih boneka Hortanya lucu, hhe.
Penutupan jam 4.19
Kami balik jam 5.11 PM. Beli oleh-oleh ke Cikampek dulu, cap cus pulang XD Sampe Tembalang sekitar jam 9. Hhe.
Lama OTW. Subhanallah. Tapi di perjalanan itu ada hiburan-hiburannya. Hhe




Readmore >>