semu-PUISI

Tuhan, kenapa dunia ini begitu semu? semu untuk dilihat, semu untuk didengar, semu untuk diraba. Tuhan, kenapa kehidupan ini begitu kelabu. tersamar oleh keburukan. kenapa sesuatu yang baik tersamar? dan yang buruk pun tersamar. Tuhan, kenapa kehidupan ini diliputi kabut? kabut yang membingungkanku dan mungkin menenggelamkanku ke dalamnya. Tuhan, kenapa Tuhan? Tuhan, apakah ini bumbu pemanis kehidupanku? apakah ini aral yang kan mendewasakanku? Tuhan, apakah ini salah satu dimensi kehidupanku? apakah ini salah satu mozaik hidupku?

Ditulis Oleh : asysya

Artikel semu-PUISI ini ditulis oleh asysya pada hari Wednesday, 20 May 2009. Terimakasih atas kunjungan Anda pada blog ini. Kritik dan saran tentang semu-PUISI dapat Anda sampaikan melalui kotak komentar dibawah ini.

:: Get this widget ! ::

0 comments:

Post a Comment

Assalaamu'alaykum.. Teman-teman yang mengenal saya atau pun tidak, silakan memberikan komentar teman-teman mengenai blog ini. Demi perbaikan saya, ok? :)
Syukron wa jazakumullahu khoiron