AACC-AKSI ANTI CORAT-CORET- FAROHIS WONOGIRI

Bissmilah.. tulisan ini kubuat setelah aku berlelah-lelah untuk aksi ANTI CORAT-CORET Hari ini hari ke-9 di buland Juni ini. Hari terakhir untuk ulangan akhir semester kelas X. aku pulang jam 11, jam 11 tepat kutinggalkan tempat ulangan yang berada di sebelah kelas XI.A.5 itu, yaitu b. sepekan lebih 2 hari kumenempati ruang itu tentunya tanpa hari ahad.

Setelah keluar, aku menimbang-nimbang dan hasilnya kulangkahkan kakiku ke sebuah rumah yang di depannya ada papan bertuliskan wisma melati, rumah itu sudah akrab denagnku, sudah setengah tahun kusering mengunjunginya, mengunjungi kost itu. Kumasuki kost itu dengan seorang temanku yang baru-baru ini telah mengenakan gaun ketaqwaan.

Okt, itu namanya, seorang anak PA yang yahud geologinya, calon IPSwati tapi sifatnya IPAwati^_^. Kuucapkan Assalaamu’alaykum dan kumenuju pintu di depan pintu utama, kuucapkan salam, tapi tak ada jawaban, Okt kemudian mengatakan kalau orang yang sedang kucari;ukh syifa’sedang berada di kamar depan. Kulangkahkan kakiku,wah ada mbak Dhani dan mbak Heni. Mereka sedang ngobrol-ngobrol dan memuaskan sua bertemu dengan Okt yang baru mengenakan gaun taqwa. Aku menyalami mereka satu per satu. Kubelok kanan, kutemukan 2 orang yang bersahabat yaitu ukh syifa’ dan ukh ana. Wah lagi muter video motivasi Jejak-Jejak Mimpi-nya mas Danang AP. Aku ikut menikmati pemutaran video tersebut. Kemudian aku menyodorkan flash disk pada ukh Syifa’, aku ingin memperlihatkan text syair backsound Jejak2 Mimpi. Dibuka, kemudian kami menyanyi menirukan syair sambil mencocokkan dengan lagu. Wah seru,,, jangan disangka anak ROHIS gag bisa kayak gini!!

Wah, aku dapat buku dari mbak Heni, judulnya Materi Asistensi SMP, seneng sekali aku. Azan dhuhur berkumandang, kami melanjutkan sholat. Persiapan untuk aksi kulakukan. Sholat, makan, kemudian menuju masjid terbesar sekota gaplek:yupz Attaqwa. Wah, ikhwan malah nongkrong di depan masjid, RM(Ra Maxud) beud. Kami masuk, di sana ada mbak-mbak dari SMA 3, kami(aku dan ukh Mumtaza) ke belakang, ukh Syifa’ dan ukh Ana ke pasar.

Berpuluh-puluh menit kami menunggu dimulainya aksi anti corat-coret.pesertanya dari berbagai SMA/sederajat dan SMP di Wonogiri. Dan ada ukh Arum, ukhti yang selalu mengawal kami ketika ada kegiatan. Semua siap, dari spanduk, slayer penutup muka, soundsystem, mobil, dan so pasti pesertanya. Perjalanaan diawali dengan bacaan Surat Cinta Dari Sang Kekasih dan pekikan takbir yang memecah suasana siang ini. Kami berangkat, menuju rumah dinas bapak Bupati Wonogiri, di tempat itu kami mengawali perjalanan.

Di sana, sang ketua Farohis berorasi, subhanallah suara cempreng yang biasanya guyokake iku berubah menjadi suara yang mengaliri semangat tiap pembuluh darah kami. Kulit kamipun sampai dibuatnya merinding. Benar-benar menyulut api semangat kami. Namun orasi sang ketua itu tak membuat perwakilan Pemda Wonogiri untuk turun tangan menyambut uluran tangan kami. Uluran itu tak berbalas, sekapur sirih pun tidak.

Katanya tadi Pak Bupati ke Semarang, tapi apakah sudah tidak ada wakil rakyat yang mau menanggapi orasi sang ketua yang nggegiris ati itu. Semangat kami tak lekang oleh hal itu. Kami tetap maju menepis angin, maju menepis tantangan mendatang. Pekikan takbir tidak hanya melambangkan kalau kami dari organisais kerohanian islam tapi more than it, ia memberienergi-energi yang entah dari memasuki relung hati kami, menusuk tulang dan menyusupi persendian. Setelah kami menunggu, menunggu dan menunggu wakil rakyat itu tak juga turun. Perjalanan pun kami lanjutkan, dengan pekikan takbir tentunya. Dan kami mulai bergerak untuk membagikan selebaran yang kami buat. Mulai dari bapak-bapak, ibu-ibu, mbak-mbak hingga mas-mas kami beri selebaran. Melewati Baru dan Luwes serta kami berhenti di pasar. Meneriakkan aspirasi kami. Oea, yang ikhwan buad yel-yel, gini: “Yang anti corat-coret ayo gabung”. Cuz qta jawab “gabung”.

Ukkhhh seru beud bisa teriak-teriak, ngeluarin keluh kesah dengan 1 kata, jadinya los geto. Kami berhenti di pasar cukup lama, sambil yang bawa selebaran bergerak ke dalam pasar. Waktu di pasar, akhwatnya pada dateng. They are ukh arum, ukh Ais, dan ukh Fida. Setelah berpuluh-puluh detik kami di situ, kami kembali ke Taqwa lewat Ponten. Sebelum masuk ke Taqwa, kami menggelar doa bersama, semoga aksi kami mendapat tanggapan positif yang lebih banyak daripada tanggapan negative.next, sholat ashar and the last makan.n_n

Ditulis Oleh : asysya

Artikel AACC-AKSI ANTI CORAT-CORET- FAROHIS WONOGIRI ini ditulis oleh asysya pada hari Thursday, 11 June 2009. Terimakasih atas kunjungan Anda pada blog ini. Kritik dan saran tentang AACC-AKSI ANTI CORAT-CORET- FAROHIS WONOGIRI dapat Anda sampaikan melalui kotak komentar dibawah ini.

:: Get this widget ! ::

4 comments:

Anonymous

Assalamu'alaikum. Buat dik asysya. Wah, anty sering ikut aksi kaya gini ya dik?

Hmm, kalau boleh ngasi masukan, ('afwan) hendaknya kita menjaga diri kita sebagai akhwat. Menjaga suara, dgn tidak berteriak-teriak. apalagi di keramaian seperti itu. Anty coba berkunjung ke almanhaj.or.id. silakan baca artikel2 di sana. Moga bisa jadi masukan ya. Kalau ana ada yang salah, silakan dikoreksi...

asysya

bismillah.. hehe.. itu dulu, insyaAllah sekarang ndak.. ini capa?

jazakillah khoir.

agusramelan

Asalam,
bagai angin menghangatkan kalbu goresan pena anti, gema dariku memang cempreng, namun bisa buat Dunia jadi Gepeng. Waslam. .

asysya

bismillah.. na'am,, jazakallah khoir.

Post a Comment

Assalaamu'alaykum.. Teman-teman yang mengenal saya atau pun tidak, silakan memberikan komentar teman-teman mengenai blog ini. Demi perbaikan saya, ok? :)
Syukron wa jazakumullahu khoiron