:|: Ta’aruf DIGIT :|:


Bismillah..


Assalaamu’alaykum Warohmatullahi Wabarokaatuh => dijawab lengkap ya biar dapet pahala 30 *maksa mode on* (ya iya lah maksa secara jawab salam kan wajib =) ^^V ).

Selamat ya udah diterima sebagai MAHASISWA ILMU KOMPUTER/ INFORMATIKA FSM UNDIP dan akan diadakan pengukuhan juga. Bersyukur juga karena di IF ketika kita masuk maka kita dah dianggep ‘keluarga’, karena di jurusan lain harus pake proses ini itu untuk bisa menyandang gelar ‘keluarga’. =)

Nah, udah kenal kami belum nih? Hhe mungkin kalo ada logonya itu ada yang kenal ada yang belum ya? Shobat DIGIT yang dicintai sama Yang empunya cinta, sebelumnya DIGIT kenalkan dulu ya, apa itu DIGIT. DIGIT merupakan kependekan dari Dakwah Islam Generasi IT. Wadah gaulnya pemuda-pemudi muslim IF. DIGIT bernaung di bawah koordinasi Himpunan Mahasiswa Ilmu Komputer/ Informatika sebagai biro. Dulu DIGIT sendirian jadi bironya dan jadi biro pertama di IF, tapi alhamdulillah sekarang telah hadir juga saudara DIGIT yakni IFTHEN (IF for The Nature) :Shakehand XD:

DIGIT menyediakan wacana dan wahana yang fun dan syar’i. Oya, Mas’ul(ketua) DIGIT 2012 ialah Muhammad Nazri (IF 2010). Tentunya dalam bekerja Sang Ketua DIGIT juga dibantu oleh para kabinetnya yaitu Sekum (Sekretaris Umum), Sekben (Sekretaris-Bendahara), dan empat Departement DIGIT yang sesuai dengan minat dan bakat kita. Mereka adalah HRD Departement, Islamic Publicity Departement, Female Departement, dan Financial Departement. Biar lebih jelas coba kami kasih tau tentang program kerja setiap departement. Penjelasan tiap departement untuk kepengurusan 2012:

1.    Islamic Publicity Departement(Mas’ul: Defa Danifta Putra/ IF 2010)
Merupakan departement yang fokus pada syiar Islam. Program kerjanya yaitu DIGIT MEDIA PLAYER(mengurus media online Digit), DIGIT SPIDER(membuat bulletin), Linkin Post(membuat poster/ pamflet/ pengisian mading), Call of DIGIT(program konsultasi keagamaan), Buka bersama(buber feat HMIF), Kelompok Belajar, dan SMS Dakwah.

2.    HRD Departement(Mas’ul: Reza Ardiansyah/ IF 2011)
Merupakan departement yang fokus pada kajian dan SDM muslim IF. Program kerjanya ialah Kajian Internal Pengurus, Rihlah(Jalan-jalan), Buku Manajerial dan Lembar Mutaba’ah(Basis Data organisasi), dan SMS Motivasi.

3.    Financial Departement(Mas’ul: Eko Listiyono/ IF 2010)
Merupakan departement yang melatih kemampuan dalam enterpreneurship. Program kerjanya adalah DIGIRIS(Menjual aksesoris seperti Jilbab, bros, gantungan kunci, dll), DIGISNA(Menjual seragam DIGIT), DIGIBOOK(Menjual buku), DIGIPRISE(Menjadi penjual dadakan ketika ada event), DIGIS(danus), dan DIGICELL(Jualan pulsa).

4.    Female Departement(Mas’ul: Fauzul Muna/ IF 2010)
Merupakan departement yang khusus untuk muslimah yang mengasah kreativitas, akademik, dan studi Islam. Program kerjanya adalah SMASH(Sambut Mahasiswa dengan senyum Hangat), BRONIS(Broadening Islamic Science with Annisa –meningatkan wawasan keislaman dan mengkaji berbagai hal mengenai Islam dari sudut pandang Muslimah-), SUSHI(Surat Annisa Penuh Cinta-memberi kalimat taujih agar lebih baik dan bentuk kasih sayang-), MOCHI(SMS Motivasi), KECEAN(mempererat ukhuwah, bentuk kegiatan menyesuaikan)


DIGIT menggunakan Metode Persahabatan ^_^ Gak hanya itu, temen-temen juga bakal ngerasain yang namanya Family @Campus. Temen-temen pasti jauh dari keluarga kan? Nah, DIGIT siap menjadi keluarga baru temen-temen.

Info DIGIT Penting:
1.    KEJAR(Kelompok Belajar) : Belajar bareng
a.    Putra : 089 67 33 77 702
b.    Putri : 085 725 60 63 64
2.    Call of Digit : Grup FB untuk konsultasi.
3.    SMS Dakwah: Layanan SMS Dakwah ‘gratis!’
Ketik: DAFTAR[spasi]NAMA. Kirim ke 081 229 22 55 12
4.    Kritik dan saran, kirim ke digit.if.undip@gmail.com


Allah memberi kenikmatan kepada qta berupa akses apa saja dengan mudah, murah, dan cepat. Dan sebisa mungkin qta sebagai hamba-Nya yang dicipta untuk beribadah kepada-Nya memanfaatkan piranti teknologi maupun ilmu pengetahuan yang ada dengan baik. Allah memberi senjata pada qta dan dengan mudah qta bisa memakainya, kenapa tidak qta gunakan sebagai sarana dakwah qta..? kalau qta bisa memanfaatkannya dengan baik insyaAllah akan memberi income berupa pahala untuk qta but kalo qta gunakan untuk hal yang negative pasti ia bak menyembelih leher qta. Ingat hukum suatu alat tergantung tujuannya.

Kalau qta gunakan untuk semakin menambah ilmu qta insyaAllah akan mengembangkan diri qta dan mendewasakan diri qta pula. Namun sungguh teramat sayang banyak remaja yang menggunakan sesuatu tidak pada tempatnya sehingga alat2 itu tidak memberi kemanfaatan padanya malah menimbulkan kemudharatan yang sungguh teramat negative. (MS)


Readmore >>

BEKAL-BEKAL UNTUK MENUNTUT ILMU [2-end]

ð  Kajian Selasa, 13 November 2012 di Majelis Al Barokah, Semarang (Yang sebelumnya hari Senin, 12 November 2012)
1.       Bagusnya hati
·         Menata dan memperbaiki hati.
·         Dan orang-orang yang bersungguh-sungguh, bagus hatinya => maka benar-benar akan Kami beri petunjuk/ jalan Kami(jalan yang menghantarkan pada Surga).
·         Hati kita itu untuk menampung ilmu. Maka seandainya tempat itu sholeh maka hati tersebut akan bisa menyimpan dengan baik dan mudah menghafal. Namun jika tempat tersebut fasiq/ dipenuhi dosa/ maksiat maka tempat tersebut akan menyia-nyiakan isinya. Ibnul Qoyyim => hati manusia apabila sering maksiat maka kebaikan susah masuk. Ilmu tidak bisa memasukinya. Seperti kalo botol diisi air, jika tempat itu rusak maka tempat tersebut menyia-nyiakan apa yang ada di dalamnya.
·         Hati kita sebagai pondasi/ pemimpin/ pokok dari segala sesuatu/ pemimpin. Ingatlah jasad manusia terdapat mutghoh, apabila segumpal darah itu bagus maka akan bagus pula seluruh anggotanya. Akan tetapi sebaliknya, segumpal darah itu dipenuhi dosa, akan rusak anggota tubuhnya. => perbaiki hati dengan ilmu, mengenal nama-Nya, sifat-Nya, perbuatan-Nya, memikirkan-Nya, merenungkan ciptaan-Nya, Allah menjaga langit dan bumi.
·         Ayat kauniyah è ciptaan Allah, siang malam è tanda kebesaran-Nya.
·         Ayat syar’iyah è terkandung di Al qur’an.
·         Untuk memperbaiki diri yakni dengan sholat wajib dan sholat sunnah (sholat malam, dll).
·         Seseorang menjauhi perkara yang merusak hati.
·         Penyakit hati bila bersarang di hati, maka sesungguhnya hati tersebut tidak bisa menampung ilmu. Jikapun bisa menampung ilmu maka tidak bisa faham dengan baik.
·         Atau malah menggunakan ilmu untuk melanggar syariat Allah. Munafik, sakit hati, mereka punya hati tapi hatinya tidak bisa memahami ilmu.
·         Penyakit hati ada 2 yakni syahwat dan syubhat.
·         Syahwat yakni dorongan hawa nafsu, cinta dunia dan kelezatan dunia, serta tersibukkan perkara dunia. Syahwat è menyenangi gambar-gambar yang dilarang, senang mendengar suara-suara/ nyanyian syaithon, musik (haram <== terompet setan), sutra, lalai dari al qur’an dan mengkaji ilmu Allah, suka melihat perkara haram.
·         Seharunya penuntut ilmu menyiapkan tempat yang baik, siapkan dengan bersih.
·         Imam syafi’i mengadukan jeleknya hafalannya kepada Waqi’. Ilmu itu cahaya, jangan kau padamkan dengan maksiat! Ilmu agama tidak sama dengan ilmu dunia yakni untuk mendapatkannya memerlukan adab.
·         Syubhat yakni kerancuan berpikir/ pemikiran menyimpang, keyakinan rusak. Waspada dari syubhat dan syahwat karena keduanya ialah senjata setan. Amalah yang diada-adakan itu dosa.
·         Hukum asal ibadah ialah terlarang, kecuali ada yang menghalalkan. Hukum asal dunia ialah boleh, kecuali ada dalil yang melarang.
·         Barangsiapa yang beramal dengan amalan yang tidak dicontohkan oleh Rasulullah maka tertolak. Perkara syubhat è menyandarkan pemikiran bid’ah.
·         Safasush sholih ialah sahabat, tabi’in, tabi’ut tabi’in.
·         Hasad ialah tidak suka bila saudaranya mendapat kenikmatan dan dia berusaha menghilangkan nikmat itu.
·         Dengam dan sombong tidak boleh. Sombog itu menolak kebenaran dan merendahkan manusia.
·         Ambillah kebenaran.
·         Banyak tidur è berusaha diatur. Jangan banyak tidur!
·         Banyak bicara yang tidak ada faidahnya è tidak boleh. Bicara seputar ilmu, bukan ghibah, atau namimah.
·         Menggelincirkan ke neraka itu lisan dan kemaluan.
·         Banyak makan è ilmu tidak akan teraih dengan badan yang santai dan kenyang.
·         Banyak makan è banyak minum è banyak tidur è tidak belajar.
·         Bentuk perbaikan hati yakni dengan menjauhi penyakit itu.

2.       Kecerdasan
·         Kecerdasan ada 2 yakni kecerdasan yang ditakdirkan atau tabiat dan kecerdasan yang diusahakan/ diasah dengan berlatih. Untuk yang pertama dengan kuatnya ilmu dan yang kedua yakni dengan kecerdasan yang biasa-biasa saja namun membiasakan jiwa/ nafsu sampai terbiasa sehingga bisa cerdas.
·         Kecerdasan digunakan untuk bisa membedakan masalah dan mengumpulkan dalil.

3.        Semangat, jangan lemah, jangan putus asa.
·         Bersemangatlah terhadap perkara yang bermanfaat untukmu! Mohonlah pertolongan dan jangan merasa lemah! Susah itu sudah biasa.
·         Sesungguhnya Allah bersama orang bertaqwa dan berbuat baik.
·         Dengan mengetahui urgensi perkara maka semangat untuk meraihnya.
·         Tau ilmu agama  <== selamat ke Surga Allah.
·         Ilmu adalah perkara yang paling agung. 1 ilmu dengan sunia seisinya itu tidak sebanding.
·         Orang terdahulu rela berjalan, naik onta ataupun kuda berbulan-bulan atau menjual atap rumah untuk memperoleh 1 hadits, karena manisnya ilmu.
·         Maka wajib bagi penuntut ilmu untuk menghafal yakni dihafalkan dan dipahami.
·         Semangat duduk bersama orang berlimu dan mengambil ilmu mereka.
·         Semangat banyak membaca kita ulama, karena jutaan judulnya. Untuk bisa membaca kita ulama maka belajar bahasa Arab.
·         Dan hendaklah penuntut ilmu menyibukkan umurnya dan waktunya untuk ilmu bukan perkara sia-sia.
·         Penuntut ilmu hendaknya memiliki sifat bakhil terhadap waktu yakni jangan membiarkan waktu berlalu begitu saja.

4.       Seorang penuntut ilmu hendaknya memiliki tekad, kesungguhan, dan juga sabar yang terus menerus.
·         Dan hendaklah menjauhi malas dan lemas. Dan bersungguh-sungguh mengekang jiwanya melawan syaithon. Karna sifat dasar manusia ialah mengajak ke kejelekan.
·         Maka jiwa manusia dan syaithon menjadikan berat menuntut ilmu.
·         Sebab-sebab yang bisa menjadikan semangat è membaca biografi ulama, sahabat, tabi’in, tabi’ut tabi’in yang sarat dengan cahaya, membaca tentang kesabaran mereka, gigih memikul beban kehidupan, rihlah dalam mencari ilmu, penuh perjuangan.

5.       Menyiapkan bekal.
·         Menyiapkan fisik (kesehatan) dan materi (biaya).
·         Mencurahkan puncak kemampuan sampai dia mencapai apa yang dia inginkan. Menghafal, memahami, membentuk qoidah.

6.       Bukan dengan otodidak tapi mengikuti guru.
·         Ilmu itu diambil dari lisan-lisan ulama, duduk dihadapan ulama, mengucapkan lafadz hadits,...
·         Tidak ada kekeliruan dan tidak ada kesalahan dalam memberi harokat.
·         Tidak hanya ilmu, tapi juga mengambil adabnya dan akhlaknya, sifat kehati-hatian dalam menghadapi kehidupan.
·         Belajar dengan kita bisa salah paham, banyak salah, sedikit benar.
·         Dan tidaklah seorang laki-laki dengan ilmu kecuali dengan ulama è terbimbing dan terdidik.

7.       Belajar dalam waktu yang lama dan sabar
·         Imam ahmad è belajar sampa mati.
·         Sahabat belajar >= 15 tahun.
·         Maka seorang penuntut ilmu jangan menyangka menuntut ilmunya sempurna daam waktu sehari-dua hari, setahun-dua tahun. Butuh kesabaran bertahun-tahun. Rutinkan! Amalkan! Penuh kebaikan.
·         Qodhi ‘Iyadh è sampai kapan seseorang menuntut ilmu? <== sampai mati. Tinta itu dikuburkannay (perumpamaan).
·         Imam Ahmad è saya duduk membahas tentang haid 9 tahun (1 bab).
·         10 tahun atau 20 tahun è sebagian ualama senantiasa dia duduk dihadapan gurunya sampai Allah mewafatkannya.

Bekal yang sepantasnya untuk memperhatikan terhadap pondasi-pondasi tadi agar berhasil ilmunya. 
Readmore >>