Showing posts with label universitas Diponegoro. Show all posts
Showing posts with label universitas Diponegoro. Show all posts

Air untuk Mandi & Sebuah Kesyukuran


Bismillaah

Sekitar dua pekan yang lalu, tanggal 4-10 Mei 2014 penulis dan beberapa kawan dari seluruh penjuru Indonesia mengikuti Pengabdian Masyarakat Realisasi Hasil Penelitian ILP2MI di Banten, tepatnya di Pulau Panjang.

Sebuah kesyukuran yang teramat sangat, bisa mandi dengan air segar nan melimpah di kostan. Kenapa bisa terlontar seperti itu? Karena saat di Pulau Panjang yang notabene di samping laut yang banyak airnya, kami merasa sedikit kesulitan air tawar. Hari pertama penulis dan beberapa kawan mandi di rumah pejabat desa yang tempat itu agak ekstrem (berlubang) dan air yang dipakai pun air asin. Pernahkah kau merasakan? Mandi dengan air asin, kalau badan ada yang luka pasti mandinya terasa sakit, hmm maksudnya air asin yang mengenai badan pasti rasanya sedikit menyakitkan.

Keesokan harinya kami mandi diantar panitia ke rumah ibu-ibu penjual pisang goreng (yang dihancurkan lalu digoreng). Di sana alhamdulillaah kami mandi dengan air tawar, air tawar yang dijual seharga 800-1000/ jeringen. Sore harinya kami mandi di rumah bapak tua yang kami tumpangi. Airnya ga asin, jadi tidak menyakitkan, tapi airnya tinggal sedikit dan kami musti berbagi bertiga.

Ya Allaah, ini pengalaman mengenaskan pertama penulis. Namun dari sini kesyukuran pun bermunculan. Dan dari hal ini penulis mengambil hikmah untuk suatu saat nanti penulis akan melatih anak untuk hidup susah, jadi ia tak banyak mengeluh dengan segala keadaan yang ada.

Mungkin ini yang bisa penulis bagi, semoga mengispirasi untuk selalu bersyukur dengan keadaan yang ada, barangkali orang lain lebih susah hidupnya daripada kita. 
Readmore >>

#6 Pengmas Realita IV ILP2MI : Antologi Cerita Pengmas Realita IV ILP2MI di Banten

Ini ada beberapa cerita mengenai Pengmas Realita 4, bisa berkunjung ke:
  1. Pulo Panjang dan Buku #1: https://www.facebook.com/notes/annisa-sofia-wardah/pulo-panjang-dan-buku-1/769638169735308
  2. Pulo Panjang dan Wanita Perindu #2: https://www.facebook.com/notes/annisa-sofia-wardah/pulo-panjang-dan-wanita-perindu-2/770366236329168
  3. Pulo Panjang dan Ibu Penginapan #3: https://www.facebook.com/notes/annisa-sofia-wardah/pulo-panjang-dan-ibu-penginapan-3/770807916285000
  4. KENANGAN PENGABDIAN MASYARAKAT (PENGMAS) REALITA IV BANTEN 4-10 MEI 2014: http://aslamanandarizal.wordpress.com/2014/05/11/kenangan-pengabdian-masyarakat-pengmas-realita-iv-banten-4-10-mei-2014/ atau di http://brita.indo.com/2014/05/kenangan-pengabdian-masyarakat-pengmas-realita-iv-banten-4-10-mei-2014-2/
  5. REALITA IV #1 : Sabtu, 3 Mei 2014: AWAL LUKISAN KISAH PENGABDIAN:https://www.facebook.com/notes/mekar-maratus-s/realita-iv-1-sabtu-3-mei-2014-awal-lukisan-kisah-pengabdian/243996822472378
  6. REALITA IV #2 : Minggu, 4 Mei 2014 : PERTEMUAN SAUDARA SEVISI:https://www.facebook.com/notes/mekar-maratus-s/realita-iv-2-minggu-4-mei-2014-pertemuan-saudara-sevisi/244138572458203
  7. #2 Pengmas Realita IV ILP2MI : Debus, Tiga Divisi, dan Mengolah Rasa ||http://asysya.blogspot.com/2014/05/2-pengmas-realita-iv-ilp2mi-debus-tiga.html
  8. #3 Pengmas Realita IV ILP2MI : Pendidik Muda beraksi, Pertengkaran Kecil, dan "Aksi" Anak SD || http://asysya.blogspot.com/2014/05/3-pengmas-realita-iv-ilp2mi-pendidik.html
  9. #4 Pengmas Realita IV ILP2MI : Game, Penampilan Seni, Tangis Perpisahan, Banten Lama, dan MITI Pusat  ||http://asysya.blogspot.com/2014/05/4-pengmas-realita-iv-ilp2mi-game.html
  10. #5 Pengmas Realita IV ILP2MI : Kebiasaan/ Adat/ Budaya, Potensi, Hambatan, dan Solusi untuk Pulo Panjang :http://asysya.blogspot.com/2014/05/5-pengmas-realita-iv-ilp2mi-kebiasaan.html
  11. #1 Pengmas Realita IV ILP2MI : Pra Acara, Diuji Bertubi-Tubi || http://asysya.blogspot.com/2014/05/1-pengmas-realita-iv-ilp2mi-pra-acara.html


:)

Semangat berkarya! 
Readmore >>

#5 Pengmas Realita IV ILP2MI : Kebiasaan/ Adat/ Budaya, Potensi, Hambatan, dan Solusi untuk Pulo Panjang

Kebiasaan/ Adat/ Budaya, Potensi, Hambatan, dan Solusi untuk Pulo Panjang


Setelah saya bercerita mengenai kronologis yang saya alami, kini saya ingin mengupas kebiasaan masyarakat Pulo Panjang. Over all menurut saya bagus, namun ada beberapa hal menggelitik juga sih J yuk check it out! Kebiasaan Masyarakat Pulo Panjang:
  1. - Mereka nyunnah! Bahkan anak-anak sudah memakai celak. Selain itu anak laki-laki membiasakan sholat di masjid.
  2. - Sebelum Subuh ada yang seperti membangunkan pas sahur Ramadhan gitu.
  3. - Jika ketemu guru di manapun, maka mereka akan menjabat tangan guru itu.
  4. - Setelah masuk SD, siangnya mereka masuk madrasah.
  5. - Anak SD bacaan alqur’annya bagus.
  6. - Jam 9 malam mereka sudah tidur.
  7. - Kalau anak-anak bertengkar, maka mereka akan all out. Yang laki tega nonjok yang perempuan. Bertengkarnya sampe narik-narik rambut atau mencakar. Bahkan saya pernah jadi sedikit korbannya, karena memisah mereka.
  8. - Kotoran kambing yang berceceran, bak choco chip di jalanan. Karena kambing di sana dibiarkan saja, tidak begitu jadi anak rumahan #eh kambing rumahan maksudnya hhe. Mungkin bisa kambingnya yang diteraturkan untuk buang kotoran(dibuatkan kandang) atau ada kerja bakti mengumpulkan kotoran kambing. Kotoran ibu bisa diolah menjadi pupuk. 


Nah, untuk Potensi Pulo Panjang, Hambatan, dan Usulan Programnya ialah:
  1. - Pemberian hibah alat penyulingan air asin menjadi air tawar. Karena hanya warga yang berpunya saja yang bisa membuat sumur bor dengan harga 8juta-10juta. Sedangkan untuk warga biasa, hanya bisa membeli air tawar satu jerigen berharga 800-1000.
  2.  - Lebih mengekspos pangan lokal. Setelah kami berbincang-bincang dengan ibu-ibu dan kawan lainnya, ada potensi pangan lokal yang perlu lebih diekspos, contohnya ialah Bacang, Dodol rumput laut, olahan pisang ditumbuk digoreng (lupa namanya hhe).
  3. - Support ibu-ibu PKK untuk berwirausaha (mengadakan pelatihan atau diskusi). Karena yang kami lihat ada seorang ibu yang hanya memutar produksi, tanpa mengadakan pembukuan.
  4. - Adanya motivasi untuk lanjut studi serta sosialisasi beasiswa, agar lebih ringan untuk melanjutkan studi.
  5. - Mendampingi anak-anak dalam kegiatan ekstrakuriuler, contohnya Pramuka.
  6. - Adanya kegiatan rutin di TBM (Taman Baca Masyarakat), contoh mendongeng/ story telling setiap pekan.  


Readmore >>

#4 Pengmas Realita IV ILP2MI : Game, Penampilan Seni, Tangis Perpisahan, Banten Lama, dan MITI Pusat :D

Jumat, 9 Mei 2014

Pada Jumat pagi kami bersiap untuk game dengan anak-anak. Kelas 1 dan 2 mengikuti lomba makan kerupuk dan kelas 3, 4, dan 5 mengikuti game per pos. game per pos itu ialah: pukul air, “menyebrangi sungai” dengan kardus, balap balon, pindah tepung, cerdas cermat, dan Tono Tini. Sebelum game dimulai kami masuk kelas mengisi waktu anak-anak dan bergantian sarapan.


Nah, saya, Mifta, Aul, Azmi, Yulia, dan beberapa kakak yang lain mengkondisikan untuk game makan krupuk. Ya seperti biasa, namanya anak belum begitu nalar. Sudah diatur berbaris rapi, satu barisan maju untuk game makan krupuk yang lain ikut maju menyerbu x_x Untuk mengatasinya kami membariskan mereka lagi dan mengajak mereka untuk gerak badan, salah satu contohnya ialah dengan senam otak C-O-C-O-N-U-T.



Setelah itu kami menutup kegiatan pada pagi itu. Pada siang harinya ada penampilan kesenian dari kedua SD. Dan sore itu kami sempat bermain ke dermaga, menikmati sisa waktu yang ada. Pada malam harinya, ada penampilan seni dari marawis, tilawah, puisi, tari, dan pantun serta ada penutupan acara. Dan kami melalui malam terakhir dengan bakar-bakar ikan hehehe.








Sabtu, 10 Mei 2014

Pagi hari kami berpamitan ke SDN Pulo Panjang. Bulir bening pun keluar dari mata-mata bening itu. Selain para siswa yang menangis, para pendidik muda pun ada yang menangis. Setelah itu kami ke dermaga untuk pulang. Namun, langit pun serasa tak mengizinkan kepergian kami, hujan turun pada pagi itu. Setelah hujan mereda, kami lihat anak-anak kecil itu menyusul kami ke dermaga, mereka pun menangis melihat kepergian kami.

Di perjalanan pulang itu, bulir bening keluar dari mata, karna kakak saya operasi di sebrang sana. Apatah yang bisa dilakukan selain berdoa dan mengusahakan yang terbaik (mendelegasikan adik-adik yang di Semarang untuk menemui bapak dan ibu). Setelah sampai di dermaga, kami menunggu bus sejenak dan kami menaikinya. Kami dibawa ke Banten Lama. Di sana kami melihat adanya masjid dan menara(dengan arsitektur Belanda, Tionghoa, dan satu lagi lupa hhe). Sebelum itu kami ke museum, di sana kami melihat benda-benda dan sejarah peninggalan Banten Lama, contohnya ialah sejarah Debus, mengenai penjernihan air, peralatan meriam, dan lain-lain.

Setelah itu kami dibawa ke Untirta. Di sanalah kami berpisah.
Pada malam harinya, delegasi dari R’nB Undip dan UKMP Unnes mengadakan kunjungan ke MITI Pusat yang terletak di Alam Sutra. J


Readmore >>

#3 Pengmas Realita IV ILP2MI : Pendidik Muda beraksi, Pertengkaran Kecil, dan "Aksi" Anak SD

Rabu, 7 Mei 2014

Pagi hari kami (Tim Pendidikan) mengajar di SD. Karena ini baru pertama kali kami mengajar di SDN Pulo Panjang, maka kami beramah tamah dengan para guru terlebih dahulu. Setelah itu mulailah kami mengajar. Materi pada hari itu ialah perkenalan dan mengenai mimpi. Nah, hari sebelumnya kami sudah memotongi kertas menjadi empat bentuk dan dengan kertas itu adik-adik bisa menuliskan mimpi-mimpinya.

Awalnya kami memperkenalkan diri masing-masing, dilanjutkan dengan mereka. Selanjutnya ialah materi mimpi. Kami menanyakan mimpi mereka terlebih dahulu. Selain menuliskan mimpinya di kertas yang kami berikan, mereka menuliskan mimpinya di papan tulis, sembari kami mengajari mereka untuk mengantri.


Setelah jam 10, pelajaran di kelas 1 selesai, dan ruang itu digunakan oleh siswa kelas dua, kami (pengajar kelas satu) membantu kelas yang lain untuk mengajar. Saya ke kelas lain dan mengajak bermain game konsentrasi (menunjuk bagian wajah, tepuk tunggal-ganda, dan game “ini, yang ini, kalo ini”). Kemudian saya ke kelas mas Hudi dan dik Nurma, di sana meriah sekali. Beberapa game yang diberikan di kelas itu ialah game pak dum, cerdas cermat, dan membuat karya. Game itu dilaksanakan oleh dua kelompok besar. Ada satu anak yang sangat lincah dan semangat di kelas ini, namanya Regaf.





Pada siang harinya kami melatih seni pada anak-anak. Saya sangat terkesima, karena anak-anak yang saya damping sudah pandai membaca alqur’an, padahal seumuran mereka.

Pada malam harinya ada evaluasi lagi. Kalau dari SD Kebalen, katanya, “Ada mahasiswa datang ke sini saja sudah senang.” Kemudian diskusi lebih mengenai penyelenggaraan festival. Karena forumnya sangat besar(meliputi tiga divisi), maka forum dipecah menjadi per divisi. Kami menyepakati festival diadakan di sekitar SD Pulo Panjang, sebelum festival anak-anak tampil dan setelah itu dipilih beberapa yang bagus dan memungkinkan untuk tampil. Kemudian kami menge-list kebutuhan untuk tampil. Malam sudah larut dan kami belum menyiapkan materi mengenai Pendidikan Karakter.

Kamis, 8 Mei 2014

Pagi hari sebelum kami sarapan, kami menge-list kebutuhan yang diperlukan untuk lomba pada hari Jumat. Setelah itu kami mengajar di kelas. Hari ini lebih super daripada sebelumnya. Kami berencana untuk tanya jawab cepat tepat. Namun, ya namanya anak-ana yang nalarnya belum begitu jalan(masih kelas 1 SD). Kami memberi pertanyaan. Kami sudah menjelaskan aturan mainnya kalau mau menjawab maka harus acungkan tangan kemudian kami tunjuk dan baru menjawab, kami sudah menjalaskan beberapa kali, namun mereka belum paham jua -_- Apa yang terjadi? Malah seperti aksi -_____- Saat kami beri pertanyaan, mereka mengacungkan tangan, karena banyak yang mengacung kami berpikir sejenak, belum usai kami berpikir, anak-anak maju ke depan menyerbu kami, mau menjawab -____- #gubrak. Dan kami kebingungan untuk menenangkan mereka :D akhirnya mereka mau mundur. #fyuh. Mereka seperti aksi dan cukup anarkis (lebay). Hari kedua kami mengajar ini akhirnya ada yang bertengkar dan menangis. Tidak hanya satu, tapi ada beberapa. Lumayan lah energy yang kami keluarkan pada hari ini. Setelah mengajar SD kelas 1 saya dan Gustaf mengajar Matematika kelas VI SD. Pada awalnya ada satu soal yang membuat kami kesulitan, namun alhamdulillaah ada mbah google, jadinya kami mencari rumus di google, hhe. Alhamdulillaah kami mendapatkan rumus itu. Kemudian kami menanyakan lagi soal-soal yang sulit untuk dibahas bersama. Ada satu lagi soal yang sulit, namun alhamdulillaah di google sudah ada penyelesaiannya. Selamatlah kami :D setelah menyelesaikan beberapa soal, kami mengajak pendidik yang lain untuk memperkenalkan diri dan menawarkan bantuan jika kesulitan. Dan pada siang itu kami makan es kelapa ½ muda bareng-bareng. :D


Siang harinya kami melatih seni. Saat saya memasuki kelas, anak-anak siap untuk marawis. Mereka sudah pintar-pintar dan masyaAllaah suara mereka merdu sekali. Kami melatih hingga sore hari.


Pada malam harinya kami mengadakan evaluasi lagi. 
Readmore >>

#2 Pengmas Realita IV ILP2MI : Debus, Tiga Divisi, dan Mengolah Rasa

Senin, 5 Mei 2014

Pagi itu kami sarapan di Masjid Untirta. Setelah itu kami ke kampus FT Untirta yang berada di cilegon. Di sana ada seminar, dengan dua materi, yakni mengenai Grand Design Pembangunan Kepemudaan dari Kemenpora dan Ekonomi Kerakyatan dari Walikota Cilegon.


Nah, jam 4an kita menyebrangi laut untuk ke Pulau Panjang. Jam 5an-6an kami berjalan dari dermaga menuju rumah warga, namun karena masih setengah perjalanan maka kami sholat terlebih dahulu, dilanjutkan perjalanan lagi dan sekitar jam 7 kami sampai di rumah warga.

Qodarullaah, ternyata yang rumah warga untuk putri dicancel, jadinya panitia harus mencari lagi tempat penginapan. Alhamdulillaah sekitar jam 9 kami menuju ke penginapan. Sebelum tidur kami sempat ngobrol dengan ibu yang menempati rumah itu. Dan selanjutnya saya sharing dengan Okthina SIM UNS. Awalnya lebay juga sih jadi anak pantai, haha.

Selasa, 6 Mei 2014

Pagi hari kami sholat Subuh. Setelah itu kami mencari rumah lain untuk mandi, karena persediaan air di rumah sang ibu terbatas. Alhamdulillaah ada ibu-ibu yang berbaik hati mengantarkan kami ke rumah warga yang lain, meski sedikit ekstrem tempatnya, namun kami tetap mandi di sana. Oya airnya air asin, jadi kalo badannya ada yang lecet jadinya nanti perih. Jam 7an kelar. Jam 8 sampai jam 12an kami diplotting menjadi tiga divisi, yakni pendidikan, lingkungan, dan social. Pendidikan bergerak di dua SD, lingkungan bergerak di penanaman mangrove, dan social bergerak di pembuatan Taman Baca Masyarakat (TBM).

Karena saya suka dan terbiasa di pendidikan, saya masuk ke divisi pendidikan. Awalnya kami membicarakan mengenai apa yang akan diangkat dari kegiatan kita. Disepakati bersama bahwa yang akan diangkat ialah Pengembangan Softskill. Kami mencoba meng-arrange jadwal “materi”(softskill) yang akan diberikan. Disepakati bersama materinya ialah perkenalan, mimpi, pendidikan karakter, kesehatan, dan kesenian. Setelah itu kami plotting bidang kesenian. Rencananya kesenian yang ingin digarap ialah drama, puisi, menyanyi, menari, membaca al qur’an, dan hasta karya.

Setelah itu kami berpisah menjadi dua tim, untuk persiapan mengajar SDN Pulo Panjang dan SD Kebalen. Untuk SDN Pulo Panjang, kami membuat PJ-PJ (Penanggung Jawab), yakni ada PJ komunikasi ke guru, PJ jarkom, dan PJ perkap. Kami sudah mendata keperluan yang kami butuhkan dan kemudian dikomunikasikan ke panitia.


Setelah itu siang harinya kami ke balakang SD untuk melihat mangrove. Dan sore harinya kami ke dermaga dan melihat pemandangan laut serta bermain di sana. Namun kami tergugah pada seorang bapak yang sedang membersihkan bamboo. Di sana kami menanyai bapak itu. Empati kami tergerak untuk menolongnya. Beliau bekerja serabutan, menjadi nelayan, menggembala kambing, menjual rumput laut, menjual ikan, atau menjual kelapa. Kelapanya dijual 1000/ buah. Anak beliau bersekolah di luar Pulau Panjang hingga SMA (menunjukkan semangat sekolah yang tinggi). Sang anak diberi jatah 150k/ bulan. Dan kami tergerak untuk membantu, salah satunya dengan memberikan CPnya(x), agar anak beliau menghubunginya(x), karena ia(x) bisa kuliah gratis (mendapatkan beasiswa bidik misi). 

Pada malam harinya ada ramah tamah dengan warga serta ada evaluasi keberjalanan kegiatan. Dan kami diberitahu mengenai adat-adat masyarakat, yakni sudah ada penanaman nilai bermoral dan beragama sejak kecil dan lebih dari jam 9 warga sudah tidur. Setelah itu kami kembali ke penginapan untuk tidur.


Pada kisah ini hikmah yang bisa diambil ialah mengenai mengolah rasa, bagaimana kita apalagi seorang mahasiswa bisa memberikan solusi untuk masyarakat. Contohnya saja kisah adik di atas, bagaimana ia bersedia dihubungi ketika sang bapak membutuhkan guna anak beliau melanjutkan studinya. 
Readmore >>

#1 Pengmas Realita IV ILP2MI : Pra Acara, Diuji Bertubi-Tubi

Bismillaah…

Tanggal 18 Maret 2014 lalu Sekjend ILP2MI (Sekretaris Jendearal Ikatan Lembaga Penalaran dan Penelitian Mahasiswa Indonesia) yakni PPIPM UNP mempublikasikan kegiatan Pengmas Realita IV (Pengabdian masyarakat Relisasi Penelitian yang ke-4). Saat itu saya masih bersemangat karena sepertinya saya bisa ikut, karena ada uang fee dari jadi asisten praktikum. Namun qodarullaah, suatu hari ketika saya pulang, modem saya hilang, jadi saya membeli modem dari uang fee itu, kandas sudah impian saya untuk mengikuti Pengmas Realita IV.


Namun ternyata teman-teman R’nB khususnya dari PR(Public Relations) tidak bisa mengikuti karena beberapa kendala (ujian, ada kegiatan, atau yang lainnya) kecuali sang manajer Aulia Gifari Resdika (Teknik Arsitektur 2012). H-beberapa hari bingung mau ikut atau tidak. Mencoba izin ke orang tua, namun orang tua tidak merestui, karena kakak saya akan dioperasi. Saya teringat laptop butut saya, saya mencoba ke tempat service laptop di Tembalang. Sang bapak berkata bahwa mother boardnya sudah rusak, kalau mau diperbaiki ya sekita 1,8-2 juta dan kalau mau dijual harganya mungkin hanya 500an ribu, karena merknya juga tidak branded. Saya memutuskan untuk dijual dan keesokan harinya uang bisa diambil. Hari ke-2 paska pemeriksaan komponen laptop, saya mengunjungi tempat service itu dan qodarullaah hanya berharga 250an ribu, karena ternyata harddisknya bad sector. Setelah itu bingung, mau ikut atau tidak, tidak ada perbekalan yang memadai, tapi tak tega membiarkan adik tingkat pergi sendiri serta adik saya yang lain memotivasi, kalau untuk pengabdian dan siap dengan konsekuensinya ya berangkat aja mbak, begitu kurang lebih katanya. Akhirnya Allaah membantu dengan ada yang meminjami. H-1 malam hari ada satu teman saya yang susah dihubungi, padahal waktu untuk meminjam uang tinggal malam itu x_x Namun alhamdulillaah dia masih bisa dikontak pada akhirnya dan kami mengambil uang di ATM. :”) H-1 itupun saya menyelesaikan tugas Kewirausahaan untuk membuat ide bisnis dan qodarullaah tidak sempat mengerjakan kuis beasiswa. Malam itu saya tidak tidur.

Pagi hari Sabtu tanggal 3 Mei 2014 jam 7 kurang saya dijemput Aul di kos untuk berangkat ke Tawang. Jam 8an kami dari Tawang dengan kereta Fajar Utama Semarang. Di perjalanan kegundahan menyapa saya, karena terakhir SMS ibu namun katanya ibu mau fokus ke kakak saya dulu dan hanya menanyakan hal singkat, setelah itu saya SMS bahwa saya sudah dalam perjalanan ke Banten(tepatnya ke Jakarta dulu), namun tidak ada balasan dari ibu padahal sudah beberapa kali saya SMS. Oya, di kereta itu kami(saya dan Aul) bertemu dengan mahasiswa Tri sakti yang selesai PKL di Semarang.

Jam 3an kami sampai di Pasar Senen. Kami keluar dari stasiun untuk mencari taksi dan tak lama kemudian kami mendapatkannya, jadilah saya dahulu yang berangkat. Namun qodarullaah, karna kepolosan saya dan kelihaian bapaknya kena tipulah saya. Interface bapaknya tidak begitu kentara bahwa beliau bertindak curang. Jarak yang harusnya bisa ditempuh dalam waktu singkat menjadi lama karena masuk tol dan saya diajak muter-muter. Sebenarnya saya sudah ada feeling dan kemudian saya SMS om serta tante saya. Sampai di depan RS. Harapan Kita saya turun dan benarlah bahwa saya ditipu. Pelajaran yang saya petik dari sini ialah dokumentasikan identitas supir taksi agar jika terjadi kecurangan kita bisa complain. Dan inilah pertama kali saya mengalami kerasnya Jakarta. #JakartaKeras

Setelah sampai di rumah tante, saya makan, ngobrol, kemudian tidur. Saya tidak jadi ke rumah mbak Selvi R’nB karena saat itu beliau pun pulang malam, padahal Cuma deket. Pada pagi harinya tanggal 4 Mei 2014 saya mencari tiket beserta keluarga om ke Tanah Abang, didapatlah tiket Computer Line ke Serpong, hanya Rp 2.500,00 x 4 orang. Setelah itu tante saya tidak melewatkan mengajak saya ke Pasar Tanah Abang, jadinya saya malah shopping. #gubrak. Saya terpikir mampir ke mas Brian (yang mengadakan training IT), namun saya hanya bisa ke kantornya yakni di Wisma Barito Pasific dan itupun sedang libur #gubrak. Setelah itu kami (saya dan tante) ke rumah emaknya tante dan beli makan siang. Siang harinya setelah makan saya tidur. Setelah itu bangun, mandi, dan ke Tanah Abang. Desak-desakan subhanallaah. Setengah jam di dalam kereta hingga sampailah kami(saya, om, tante, dan anak laki-laki om) di Serpong. Di sana saya menunggu Aul, kami ke Untirta (Universitas Sultang Ageng Tirtayasa) dengan memakai mobil Aul. Pas sekali, kami sampai di sana saat makan malam, hhe. Sesampai di sana saya menemukan beberapa sosok yang tidak asing, diantaranya ialah Apriadi Haryanto(Alumni pengmas tahun lalu) dan Okthina(SIM UNS). Setelah makan kami sholat dan ada perkenalan. Ternyata mereka kocak-kocak, hhe. Setelah perkenalan kami ke penginapan masing-masing dan saya menginap di kos di Asti Nur Utami. Setelah itu saya beberes, searching, membuat resume cerita, dan kemudian tidur.   

#1 Pengmas Realita IV ILP2MI : Pra Acara, Diuji Bertubi-Tubi:
1. Fee ngasisteni buat beli modem --> kandas ikut Pengmas
2. Perizinan ke ortu sulit
3. Harga laptop butut tak seberapa
4. 
#jakartaKeras: tertipu
Qodarullaah wa maa syaa fa'ala


Itulah beberapa kesulitan yang saya hadapi. Pada intinya terjanglah atau hadapi tantangan itu. Karna kenikmatannya ialah ketika kita bisa meraih apa yang kita inginkan dengan bumbu-bumbu tantangan itu. 
Readmore >>

#2 LKMM DT UNDIP 2013: TECHNICAL MEETING 1-3 S/D OPENING HARI H "VISUALISASI KECE :D"

Bismillaah

MasyaAllaah banget dah ikut serangkaian acara LKMM DT Undip (Latihan Keterampilan Manajemen Mahasiswa tingkat Dasar Fakultas Teknik Universitas Diponegoro).

Setelah pengumuman itu kegiatan selanjutnya ialah Technical Meeting 1 (TM 1). TM 1 berlangsung pada Ahad, 29 September 2013. Keunikan yang saya temui di sana ialah MC yang membawakan acara dengan puisi-puisi. Karena acara itu di ruang Teknik Industri maka setelah sambutan ketua panitia yakni mas Upaya, ada juga sambutan dari Ketua HMTI, dan setelah itu sambutan Ketua Bem FT Undip 2013 yakni mas Taufik Aulia Rahmat sekaligus mebuka acara.

Setelah itu ada brainstorming dari mas Taufik, dari video itu disampaikan paradoksal dan ironi yang terjadi saat ini. Beberapa hal yang beliau sampaikan ialah mengenai niat, Peran Mahasiswa, dan Mempersiapkan Masa Depan. Setelah itu ada pemutaran video The World is Changing.

Karena kami ada tugas fundraising, maka materi awal yang disampikan ialah tentang Entrepreneur, materi ini disampaikan oleh mas Aling (Massinangling Gumelar). Setelah itu ada pembacaan tugas, perkenalan tim-tim serta KBK, dan kami bertemu teman kelompok :D

Di Antara satu TM dengan TM yang lain ada kumpul angkatan, yang berfungsi untuk membahas tugas-tugas angkatan. Nah, pada TM 2 saya sedikit berhalangan hadir karena pagi harinya harus mengurusi stuband KRISTAL FE UNY main ke R’nB Undip. Siangnya saya baru nyusul dan saya alhamdulillaah mendapat materi mengenai Mengangkat Isu/ Opini, materi ini disampaikan oleh kak Arena Bayu Chandra Permana. Beliau menjelaskan mengenai pengemasan berita, Gaya Bahasa Jurnalistik, Bentuk Tulisan Jurnalistik, dan Karakteristik Media.

Materi selanjutnya ialah dari mas Azmi Faiq, Mentri Dimas Bem KM Undip. Beliau menjelaskan mengenai Community Empowering. Mantab ini materinya, tentang comdev gitu. Masnya lebih menjelaskan ke teknis Comdev gitu. Selain itu ada pemutaran video MDG’s juga.

Pada TM 3, acara besarnya ialah presentasi fundraising. Cukup senang juga karena kelompok kami visualisasi fundraisingnya beda sama yang lain, hhe. Mau tau kek gimana? Hhe. Jadi sebelumnya tu saya ngasisteni Dashboard makul Teknologi Informasi dan saya teringat, lantas saya terapkan ilmu itu di presentasi fundraising. Hhe. 

Setelah itu ada evaluasi dan dilanjutkan brainstorming dari mas Fatih, wapres Bem KM Undip. Beliau membahas mengenai permasalahan Teknik. Selanjutnya ialah pembacaan tugas yang se-abrek. Essay 7 mengenai materi yang akan kami pelajari dan satu essay wawancara ke Fungsionaris Bem tetangga.

Setelah itu sore harinya saya bersiap untuk mengikuti JMUN (Jakarta Model United Nations), udah ga mikir tugas, hhe, eh mikir belajar materi yang harus dipelajari buat MUN ding, tapi ya susah, di kereta gitu. U.u
Hari senin atau selasa saya baru nyari bendera lembaga dan ternyata benderanya ga ada. Ya Allaah, saya berusaha nanya-nanya tempat yang bisa bikin bendera, namun beberapa hari pun tak dapat. Untuk tugas wawancara saya mewawancarai mbak Dyas, Litbang Ekobis Bem FT Undip.

H-1 hari H binun juga, mau ikut totalan atau nyusul aja. Namun saya berusaha total. Malemnya ada bedah buku putih R’nB, saya masih mengikuti kek biasa, ada KBK juga, saya mampirlah, hhe. Setelah itu ke sekre R’nB di PKM Baru melanjutkan pembahasan buku putih, namun ternyata…. Kedatangan saya tepat sekali :D ada kue buat mas Sidig, hhe. Jam 10an baru dari PKM, lanjut pulang, hhe. Abis itu ngerjain tugas bentar, tugas essay wawancara, abis itu bocan, hhe. Pagi harinya ngebut 7 essay. Hha. googling aja sih. ^^V Itupun udah telatttttt >.< Gelang angkatan ketinggalan dan beberapa perlengkapan tertinggal.

Kami ke Ungaran naik bus mini. Nginepnya di PP PAUDNI. Sesampai di sana kami sedikit menanti, dilanjutkan registrasi, dan pembukaan. Acara dibuka oleh mas Taufik. Setelah itu ada FGD. Untuk pertanyaannya bisa didownload disini.

~To Be Continued~
Readmore >>

#1 LKMM D : Meretas LKMM Dasar di Fakultas Tetangga

Alhamdulillah-alladzi bini'matihi tatimmush-shoolihaati
Alhamdulillaah, sebuah langkah kecil menuju keinginan sedikit terwujud, mungkin ini intronya. Kurang lebih satu pekan yang lalu ada pengumuman open recruitment peserta LKMM Dasar Teknik. Entah kenapa, jadi penasaran nyoba, sebuah LKMM D yang katanya terbagus, level bagusnya tu sebelum FSM. Karena belum LKMM D-an juga, mulailah saya mencoba, meniatkan dalam hati. Di mulai dari searching mengenai ‘Manfaat LKMM D’, secara saya tipikal orang yang gak mudah terdorong untuk melakukan sesuatu ketika sesuatu itu tak mempunyai benefit banyak untuk saya. Trus bikin status gini:
“Bergolak. Antara menyambut kedatangannya ataukah pura-pura biasa saja. Merespon dia atau mengabaikannya. Banyak pertimbangan yang bermunculan. Apakah benar-benar digunakan, ataukah untuk mengambil ilmunya, apakah menghilangkan hak orang lain untuk bersamanya.Ketika ditemui, khawatir suatu saat men-dzalimi(karna tak total hingga akhir). Kalo diabaikan, khawatir melewatkan ilmunya yang tlah dikecap teman" terlebih dahulu. Kokohkan dalam berpijak...” (13 September 2013)

Udah nyoba searching dan yang cukup menohok sih jangan sampe gak mau LKMM D-an hanya karena males ngurusin berkas, doeng! Ya kena lah saya :D hmm, hari Jumat itu, rasanya limit, mana sorenya musti ke Jogja untuk ikut Education Fair, ceritanya ada di blog ini juga kok, ok saya ikut dan sabtu saya memutuskan untuk segera kembali ke kota metropolitan Jawa Tengah. Oya, sebelumnya pun nyari tau tentang LKMM D ke kakak tingkat, dan di jawab seperti ini:

“Sebenarnya LKMM D itu untuk mempersiapkan orang-orang yang nantinya akan ditempatkan di posisi strategis(kadept/ kadiv/ ketua).
Kalau dari materi lebih banyak ke manajerial, sospol, profesionalitas dalam lembaga. Dari saya kalau mau ikut mah insyaAllaah gpp. Nambah pengalaman dan pengetahuan. Yang penting bisa bener-bener menjaga batasan ikhwan akhwat aja.
Nanti dalam sekelompok bisa jadi ada cowok-cowok yang gaje, yang mudah lepas kendali. ....” (SMS dengan sedikit perubahan yang tidak merubah makna)

Saya baru tau kalo seperti itu, ya Allaah. Ok, Sabtu saya nyemarang (istilah temen-temen kalo pada balik Semarang). Dan sekitaran Ahad siang saya baru fokus ngerjain, itu pun masih kesulitan untuk essaynya, saya belum terbiasa menulis essay, saya biasa menulis untuk artikel blog, hha. alhamdulillaah ada kawan R’nB yang lagi OL, dia sebagai panitia juga. Saya nanya mengenai essay dan dikasih tau juga kalo deadlinenya jam 6 sore. Ok, saya membuat essay dengan bahan seadanya, dari analisis SWOT HMIF tahun kemaren dengan beberapa pertimbangan. Jadilah essay sore itu, qodarullaah karena printer saya gak bisa, saya ngeprint di luar sekalian berusaha mencari pemenuhan persyaratannya. Hmm, sebelum itu kala membuat essay rada galau juga, apakah LKMM D itu diperuntukkan untuk kaderisasi lembaga mahasiswa macam BEM dan HM saja, sedangkan tahun depan saya berencana berkontribusi di UKM dan sedikit back up biro. Entahlah dengan itu semua, saya berusaha saja, kan LKMM D itu bisa buat meningkatkan soft skill yang aplikasinya saya kita gak sesempit di BEM atau HM, namun untuk kehidupan kita kelak mungkin perlu.

Di mulai dari foto, berfotolah saya, dan saya melihat diri saya yang tidak secantik dulu, emang dulu cantik? :D Mahal juga cuma foto aja, ekspres sih Rp 25.000,00. Kalo tau gitu mending yang gak ekspres aja :D Dampak deadliner nih. Setelah itu ke klinik untuk check up dan ternyata cuma cek tensi doang juga mahal >.< Rp 22.500,00. Tau gitu pas donor kemaren minta surat keterangan sehat sekalian #eh. Setelah itu ngeprint semua yang perlu diprint dan fotokopi sertifikat :Dv Saya memfotokopi semua sertifikat. Ok, udah lengkap, eh masih kurang. Kurang materai, saya mencari dari satu fotokopian ke fotokopian lain, setelah 3-5an fotokopian baru nemu deh tu materai. Dan saya mau nge-lem pake apa? Gak bawa double tip atau sejenisnya. Akhirnya minta bapak fotokopinya, minta lem yang biasa buat nge-lem fotokopian buku gitu, di samping saya sepertinya ada yang nyiapin persyaratan LKMM D Teknik juga.

Setelah itu ke PKM Teknik. Saya letakkan berkas-berkas dengan map coklat itu di tempatnya.
Tanggal 17 September 2013 ada pengumuman jadwal interview. Ok, saya tanggal 18. Tanggal 18 jam 9an saya ke sana, dan ternyata yang ngewawancara belum dateng. Olala. Barulah sore harinya saya datang, sekitar jam 3. Saya ke sana dan saya diintervew oleh Hisyam di tempat KWU. Awalnya saya diminta memperkenalkan diri, kemudian ada studi kasus untuk menjualkan sesuatu ke seseorang, dan selain itu ialah diminta menjelaskan impian tentang kewirausahaan di FSM. Di sana saya juga ngasih tau tentang UNY yang punya unit usaha macem-macem. Setelah itu, saya menunggu giliran untuk ke Steering Commite. Di sana, ada 3 pewawancara, setiap pewawancara mewawancara dua orang. Di sana, kita lebih dispesifikkan dengan pertanyaan kontribusi untuk masa depan dan menjelaskan arti Undip/ Teknik jaya. Saat itu ya saya jelaskan saja, untuk jangka pendek ingin saya aplikasikan di R’nB dan untuk jangka panjang saya aplikasikan ke tempat asal saya yang membutuhkan development yang cukup tinggi dan di perusahaan saya kelak *:D bermain seolah-olah*. Sedangkan pertanyaan Undip Jaya, saya jawab belum jaya dengan segala fakta yang saya temui dan perbandingan dengan universitas lain, mulai dari fasilitas, pendanaan, dan untuk semangat berkompetisi. Dengan hal itu, jadwal saya berantakan >.< hmm… setelah itu ngaji ke Al Barokah. Status setelah itu:


Terimakasih untuk teman, link, pengalaman, dan pengetahuan yang tanpa sadar keluar dari lisan || Membentuk beberapa bait irama yang cukup indah diungkap || Terimakasih tlah kau perkaya argumentasi dan fakta || Tak sangka dan tak duga kau bisa keluar || Padahal sebelumnya gundah gulana menyambut harus dengan apa menjawab semuanya || Terimakasih sejengkal waktu yang bisa digunakan tuk berpikir || Mungkin ini hanya perasaan, smoga diberi yang terbaik dan terindah 
 Setau saya pengumuman tanggal 22, tapi kata teman saya tanggal 23 baru diumumkan. Saya menanti dan sering cek webnya, belum ada pengumuman apa-apa, rada cemas juga sih, jangan-jangan belum rezeki dapet ilmu itu u.u Baru tengah malam saya buka lagi, rencana mau search nama saya, namun saya liatin ada daftar itu dannnnn ada nama saya di akhir nomer :D Alhamdulillaah, tembus juga peluang satu dari 200an orang itu. Segera saya SMS kadept Dagri dan salah satu staf Dagri bahwa satu keinginan saya terwujud, hehe. Makasih kakak kadept yang udah ngajari bikin life mapping. Ini opening dari saya, tunggu kelanjutan ceritanya ya tentang LKMM D Teknik =)

Alhamdulillaah. Gpp lah menuntut ilmu bareng dedek tingkat  Udah dikasih kesempatan, saatnya memaksimalkan peluang menuntut ilmu itu dan bersiap membereskan beberapa hal. 
Semoga bisa optimal & maksimal!

Readmore >>

(3) #KKL IF Undip 2011: Peluang di Biznet dan Orang Jail di Bintang Tiga

Setelah cerita pada hari pertama KKL IF Undip 2011 di sini dan hari kedua di sini, yuk lanjutin baca cerita hari ketiga =)

Jam 7.34 kami check out dari Hotel Puri Jaya. Jam 8.26 kami menuju Biznet(Data Center). Sampailah kami di kawasan hijau Biznet, jalan yang cukup kecil membuat mobilisasi bus adak kurang lincah. Setelah sampai, kami menyerahkan identitas diri(KTM/ SIM/ KTP) untuk ditukar dengan name tag yang bertuliskan Visitor. Kami di sambut oleh dua mbak Biznet (lupa namanya siapa :D ). Jam 10:19 kami telah siap mendengarkan penjelasan dari mas Ibnu, setelah sebelumnya kami mengambil minuman.
Seperti di Microsoft kemaren, mas Ibnu menjelaskan sejarah Biznet, selain itu beliau menjelaskan produk-produk Biznet, dan apa itu Biznet sendiri. Mari kita kupas sedikit =) Ntar kalo mau mencicipi dan melahapnya hingga habis bisa googling aja dengan keyword ‘biznet’ =)

Produk Biznet ialah max3 kids, max3byBiznet, metro, cloud, intercity, Biznet Technovillage, dan data centre. Biznet bergerak di telekomunikasi dan multimedia. Kalo sejarah atau perkembangannya sih lebih kearah seberapa jauh fiber optic yang ditanam. Oya, yang unik dari tempat ini ialah lokasinya, lokasi yang nyaman yakni bukan berada di keramaian kota dan lokasi yang tak banyak terjamah. Kenapa lokasinya di situ? Karena DRC(Disester Recovery Center), kata mbaknya.

Pada jam 11:16 kami dibagi menjadi dua kelompok, ya sekitar 28an orang untuk ke ruang data centernya dan melihat ruang lainnya (Video operation Centre, dll). Oya, sewaktu masnya menjelaskan tentang Biznet, beliau menyinggung tentang internship dan rekrutmen di Biznet dan beberapa teman menanyakan itu, jadi sebelum pulang masnya menjelaskan itu. Dari pemaparan beliau saya menangkap bahwa peluang kerja di Biznet masih terbuka lebar, karna Biznet melakukan ekspansi ke daerah-daerah. Dan kata pak Ragil, Biznet menjadi leader untuk data centre di Indonesia.

Sekitar jam 2 kami meninggalkan Biznet dan menuju hotel Bumi Asih di Bandung. Qodarullaah, acara angkatan tidak jadi, karena jam 9:45 kami baru check in di hotel bintang tiga tersebut. Setelah itu bersih diri dan tidur. Namun ternyata ada orang jail di sini, yang ngaku-ngaku sebagai petugas hotel, yuk disimak percakapan (yang kurang lebih) seperti ini :D -_-

(Telepon bordering, sekali, dua kali… dan saya pun mengangkatnya, kirain notifikasi untuk acara besok, hmm)
Saya: “Assalaamu’alaykum…”
X: “Wa’alaykumussalam. Apakah ini kamar 514?” (Dengan nada halusnya)
Saya: “Iya.”  (Tapi setelah dipikir kok aneh ya, dia nelpon kamar ini dan menanyakan apakah benar kamar nomer itu -_- namanya orang jail)
X: “Apakah ini dengan Masdhiana.” (Masih dengan nada halus)
Saya: “Iya”
X: “Maaf, Anda tadi check in jam berapa ya?” (Masih dengan nada halus)
Saya: (diam, berpikir) “jam 10 kurang 15.”
X: “Selamat anda bla bla bla” *lupa, intinya mengucapkan selamat karena saya beruntung mendapatkan hadiah atau apa gitu* (Masih dengan nada halus)
Saya: (diam, berpikir sejenak, dan rada familiar dengan suara itu) “Maaf ini saya bicara dengan siapa ya?”
X: *Intinya dia bilang kalo dia petugas hotel*
Saya: (merasa kenal dengan suara itu) “Maaf atas nama siapa?”
X: “Apriansyah”
Hwahahahah…. Doeng! Bener kan feelingku. -_- tawapun buyar.
X: (dia menjelaskan keperluan telponnya, yang mana saya udah gagal fokus :D -_- )

Antara ngakak, gemes, sebel, dll. Karena malam itu dapet beberapa hikmah, jadinya saya bikin status gini:

Peelajaran malam ini:
1. Hmm, pastikan siapa orang yang Anda ajak bicara via telpon. Terimakasih pelajarannya. 
*Hampir saja kena*
2. Keputusan itu berdasarkan kesepakatan dua belah pihak. 
3. Ajak ngobrol lebih personal agar lebih mengena. Jangan selalu dipukul rata.

Dan si jail pun komen, “Misi gagal”. Ish jahat banget ya, orang yang pendiem, serius, dan polos ini mau ditipunya -_- Namun di kacamata positif saya melihat sisi lain dan muncullah status ini:

Setiap orang punya cara tersendiri untuk mengakrabkan diri, hargai tiap upaya itu dan berpikir positiflah, selama itu untuk kebaikan bersama. #PosThink #Unik

Karena sudah larut malam dan masih ada kegiatan lagi untuk besok, saya beristirahat. Alhamdulillah 'ala kulli hal.
Readmore >>

(2) #KKL IF Undip 2011: NTMC Polri, Microsoft, dan Pentingnya IPK


Jam 3 hari Selasa tanggal 3 September 2013 kami tiba di tempat yang namanya Wisata Keluarga Hobihobi, yang terletak di Jatiwarna, Pondok Melati, Bekasi. Di sana kami merehatkan badan meski sebentar, bersih diri, dan sarapan dengan cara prasmanan pada jam 6:22. Jam 7:29 kami check out dari wisma itu menuju NTMC(National Traffic Management Centre) Polri.

Jam 8:33 kami sampai di sana. Jam 8:50 dimulailah penjelasan mengenai pengolahan data lalu lintas itu di Control Room. Bapak Gatta Chairuddin menjelaskan bahwa di ruang itu ada 30 PC, dengan 2 macam operator yakni polisi dan operator khusus untuk call centre, dll. Jam 9:29 kami berada di Aula NTMC untuk menyimak pemaparan mengenai Profil NTMC. Presentatornya ialah Kombes Pol Drs. Gatta Chairuddin, SH, Kabid Tekinfokom Korlantas Polri. Sebelum memasuki Aula kami diberi buku ”Jadilah Pelopor Keselamatan Berlalu Lintas dan Budayakan Keselamatan sebagai Kebutuhan”. Materi bahasannya meliputi Konsep dan Kebijakan Pembangunan, Gambaran…, dan Manajemennya. Di sana kami juga dikenalkan dengan presenter NTMC, itu tuh polwan yang cantik-cantik, tapi yang bisa dateng cuma 2. Setelah itu ada sesi tanya jawab dan sekitar jam 11 kami menuju Microsoft di Bursa Efek SCBD. Intinya sih ya gak mudah untuk membangun sistem dengan cakupan besar, seluruh Indonesia! Ya terbayang kali ya, sistem yang kecil aja riweh, apalagi ya besar, yang mencakup teknologi dan human.

Jam 1:11 di ruang Microsoft kami mendengarkan penjelasan mas Fero (agak lupa jabatannya, tapi beliau tu karyawan Microsoft dengan skala Asia Pasific). Ada tiga poin yang beliau sampaikan, yakni Apa sih Microsot itu, Bagaimana kerjanya(dengan 100.000 karyawan di dunia), dan akan kemanakah mereka menuju. Penjelasan singkatnya, Micrsoft ialah Device and Service Company, kami juga dijelaskan struktur organisasinya, dan Where we(Microsoft) go dijawab dengan fokus untuk mengadakan cloudnya.

Beberapa poin yang saya dapat di sini:

1. Di Microsoft tidak memerhatikan fisik, namun behavior, attitude, skill, dan intelligent itulah yang lebih penting.
2. Analisis kekuatan dan kelemahan produk lain, dan putuskan apa yang bisa kita lakukan.
3. Yang paling konstan ialah perubahan, jadi jangan terlena ketika di atas.
4. Untuk penjualan, identifikasi kebutuhan dan tawarkan yang cocok(sesuai kebutuhan user).
5. Ada harga untuk setiap kualitas.
6. Tiap produk (Microsoft) ada life cycle-nya.
7. Ada dua penanganan pembajakan, dengan menge-blok agar gak bisa ngapa-ngapain dan bisa diberi edukasi (karena manusia ‘bisa diajak bicara’).
8. Di Microsoft di bagi menjadi Research Team, Product Team, Marketing, Sales. Research Team yang bertugas memecahkan masalah yang kita belum tau masalahnya apa. Tim ini terdiri dari akademisi, praktisi, dan konsultan. Untuk Product Team ada yang coding dan testing. *Ternyata ilmu Testing gak cuma ngetes trus udah gitu doing, tapi menghitung ini itu, hhe*
9. Oya, dan poin menohok ialah bahwa SKILL aja GAK CUKUP, tapi IPK juga diperlukan. Kenapa? Karena masnya bilang saat yang dibutuhkan 100 orang, yang mendaftar ada 5000 orang, trus gimana menyortirnya? Ya dengan IPK, gak mungkin kan orang baca CV sebanyak itu untuk mencari yang punya skill bagus. Dan ternyata setelah disortir IPK 3,75 baru keluar ratusan, dan jadinya terpilihlah 110 orang. Dududu, ternyata, ini cukup mengubah pandangan saya.

Jam 3an kami melanjutkan perjalanan menuju Hotel Puri Jaya di Jakarta Pusat. Jam 4.30an kami check in di sana. Habis Maghrib makan prasmanan dan setelah itu free time. 

~ To be continued =)

Readmore >>