MARU(MAHASISWA BARU) SEKARANG; SAPA CYBER => KOPDAR PAS OSPEK

Bismillah..

Hmm, beberapa hari ini bertemu dengan teman-teman baru di alam maya. Mereka adalah mahasiswa baru. Ehm, mahasiswa lama juga ada kok. Wah seneng deh bisa berkenalan dengan mereka. Informasi bisa nambah dan ya selektif ada ngefilter mana yang berguna buat kita mana yang enggak.

Jaman sekarang euy, kagak kayak dulu, jaman aku kecil pas masuk SMP dan SMA. SMP, SMA ada MOS. Dan sebelumnya ya kita belum bertegur sapa, sampe ada kakak kelas yang bentak-bentak kita, marahin kita karena kita nggak saling sapa. Jaman dulu kita kopdar dulu maksudnya kita bener-bener ketemu pas MOS, baru mungkin bisa tukeran akun. Nah sekarang ada jejaring social, ada grupnya, ada blog, dsb, kita bisa bertemu, saling menyapa di dunia maya nah nanti kita kopdarnya pas ospek. Hihi, kalo ini mah kopdarnya –kayaknya- bukan dengan sangat riang gembira, meski harusnya kita seharusnya menyukainya, ospek Gan… Hmm, tapi belum tau juga ospek sana kayak apa, ya moga aja kalo ada tugas ya yang mudah-mudah, dan nggak merepotkan. Hhi, ngarep.com^^

Jadi gini nih ceritanya Gan, kemarin itu ada temenku SMA N 1 Wonogiri yang nge-add aku di grup angkatan kampus. Aku jelajahi, Alhamdulillah grup jurusan juga aku temukan, dan Alhamdulillah bisa sharing gitu. Dan kakak tingkatnya juga baik-baik mereka mau berbagi apayang mereka udah dapet. =)

Dari grup-grup ini paling nggak aku dah bisa menjelajah forum n grup lain gitu, walau jujur aku masih belum ngeh kalo diajak ngomong kek gitu, ya gambaran aja deh. Sebagai mahasiswa kita harus gimana, web apa aja yang bisa kita kunjungi sebagai media pembelajaran, kenal kakak tingkat yang mungkin kelak bisa kita pinjam referensi ke mereka, bisa Tanya, sharing, dsb-lah. ^^

Untuk grup-grup semacam itu ya tinggal kitanya aja, ambil manfaat / sisi positif dari grup. Gunakan untuk menunjang karier (cieee: karier ^^), karier kita sebagai mahasiswa. Kita kan di lahirkan berbangsa-bangsa, bersuku-suku untuk saling mengenal. Pengertian dibutuhkan nih, contoh aja aku denger kalo Solo itu orangnya halus-halus, dan lain sebagainya, mungkin temen-temen udah paham adatnya masing-masing per daerah gimana, yang bisa membangun kepribadian seseorang juga kan.

Kita juga udah gedhe, udah dewasa, tau mana yang baik mana yang buruk, bisa memfilter sesuatu yang kurang baik. Nah, buktiin kalo kita emang bener-bener mahasiswa yang mempunyai karakter itu. ^^ Dan mari kita tangkap informasi serta hal-hal yang positif. Toh, itu untuk kita, insyaAllah juga untuk orang lain. ^^

Siph”, hlo kok malah ngomongin kek gini ya, padahal inti tadi tulisan ini ya Cuma perbedaan dulu ama sekarang. Dah deh Happy KOPDAR a.k.a OSPEK di 10 hari terakhir bulan nan indah ini.. ^^

“Wahai manusia, sesungguhnya Kami menciptakan kalian dari seorang lelaki dan seorang perempuan serta menjadikan kalian berbangsa-bangsa dan bersuku-suku supaya kalian saling mengenal. Sesungguhnya orang yang paling mulia di antara kalian di sisi Allah ialah orang yang paling bertakwa di antara kalian. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Mengenal.” (Al-Hujurat: 13)

Readmore >>

♥ Our Ways are Different; Looking Forward A College ♥

Bismillah…

Lima puluh ribu tahun yang lalu Allah telah menentukan takdir kita ya? Dan kini kita punya jalan sendiri-sendiri. Ada yang mulus bak berjalan di jalan Tol, ada yang naik turun berliku bak ber jalan di pegunungan.

Beberapa temanku ingin aku paparkan bagaimana mereka. Ada teman yang biasa-biasa saja, walau pernah juga c menyabet gelar nomer 1 di mosi Kimia, eksekusinya memilih PTN dengan jurusan yang lumayan tepat, tanpa aral melintang dia yang tanpa bekal semacam les bisa menembus PTN di Solo dengan prodi bahasa Inggris.

Begitu pula 2 temanku lainnya yang kalau di kelas terkenal akan aktifnya (baca:aktif kurang positif alias rame, hhe), dengan jalur SNMPTN juga mereka bisa lolos di jurusan BK, hhe biar mereka rasakan gimana rasanya guru mereka mengajari mereka dulu. #peace

Juga teman yang familiar dengan keuslian namun dia unik, juga mengejutkan dia bisa menempati salah satu kursi PTN dengan jurusan hokum.

Itu semua mereka tanpa les. Langsung masuk bebas hambatan. Two thumbs up dah.

Ni baru aja yang penulis dengar, temenku yang dulu di kelas juga biasa, bahkan berani bermain sms sewaktu try out kek gitu, dia bisa masuk akuntansi dengan PG tertinggi di universitas itu (untuk IPS). Dia juga ikut bimbel c.

Di sisi lain, unfortunately banget temen-temen yang ‘wah’ di mataku namun kini belum menempati salah satu kursi di PTN. Contohnya, temenku yang nomer 1 paralel IPA, qodarullah, dia dulu coba undangan belum diterima, SNMPTN juga belum padahal dia akan OSN dan dia memilih jurusan yang juga dia geluti gitu. Namun, mungkin Allah berkehendak lain, mungkin STAN merupakan jalannya. *aamiin*. ^^

Ada pula teman penulis, yang penulis sangat sukai kerajinannya, hhe tapi bukan kerajinanan tangan hlo (alias mencopet). Namun juga qodarullah wa ma sya fa’al, dia belum diterima di PTN, mau coba tahun depan katanya.

Aku amat menyayangkan teman-teman yang berotak jos dengan semangat yang membara, harus berdiam satu tahun. Ya, aku percaya dia akan berusaha. insyaAllah ini yang terbaik.

Ya Allah, aku berharap padaMu agar mereka yang dimudahkan untuk mendapat kursi di PTN, mereka akan berusaha dengan sungguh-sungguh menjadi orang expert di bidangnya dengan cara yang elegan tentunya a.k.a really expert people.

Sedangkan untuk teman-teman yang belum mendapat tempat, semoga dimudahkan di kesempatan lain. Semoga Allah memberi yang terbaik untuk kita semua.

Dan…… apa yang bisa kita tarik dari sini..

Untuk temen-temen yang dimudahkan, semua ini agar kita menjadi orang yang ahli bersyukur lebih ahli lagi, memanfaatkan ini semua untuk menjadikan diri kita lebih baik dan lebih bermanfaat.

Untuk yang belum mendapat kursi di PTN, mungkin aku tak sebegitu merasai apa yang kalian rasa, namun aku cukup mengerti bagaimana rasanya, Allah pasti mempunyai renccana yang lebih indah, agar kita bersabar dengan ini semua.

Untuk teman-teman yang meliuk-liuk, ikut tes UM, SM, simak, swadana, ataupun yang lain, mungkin inilah cara Allah mengenalkan kita akan jalur-jalur menuju PTN.

Ini semua yang diberikan-Nya, penilaiannya pada respon kita, apa yang akan kita output kan; give up, fight, smile, bangkit, tegar, atau bagaimanakah. Selalu siapkan 2 kondisi jika kita mu’min; sabar jika diberi yang kurang mengenakkan dan syukur jika di beri kenikmatan.

Laa haula wa laa quwata ila billah ^^

Readmore >>