Buscar

Loading...

Wanita Karier ~ Menggeser Mind Set (Penerimaan)

Bismillaah

Lama ga konsisten blogging, bikin kangen. Hehehe. Kali ini Asysya pengen share sedikit mengenai wanita karir. Dulu Asysya pernah cerita tentang “Kisah Sedih Wanita Karier” kan, nah kini Asysya akan bercerita bagaimana jadi lebih menerima/ legowo dengan keadaan anak dari wanita karier.

Teman Asysya beribukan wanita karier. Yuk simak kisahnya J

Dulu, aku merasa tidak nyaman dengan ibu yang berprofesi sebagai wanita karier. Kerjaan ibuku lebih menyita waktu daripada untuk mengurusiku. Ibuku baik dan perhatian di sela-sela kesibukkannya, namun bayang-bayang kesepian kadang menemaniku. Hingga aku kuliah, aku semakin sibuk dengan kegiatanku yang bejibun dan bahkan aku lupa untuk pulang ke rumah -___- . Aku tersadar dalam proses berorganisasi itu. Ternyata tak mudah untuk keluar begitu saja meninggalkan amanah di suatu tim kerja. Siapa yang akan menggantikan? Dan jika kita sudah terlibat banyak/ dalam, maka gaya tarik menarik untuk tidak keluar itu semakin kuat. Ok dari situ aku lebih bisa legowo dengan profesi ibuku. Karnapun jika rasa pemberontakanku terus terjadi dalam diriku itu tak berimbas banyak, malah mungkin akan semakin merenggangkan hubungan kita karena bawaannya ga enak. Di situlah aku tersadar untuk menerima dalam beberapa waktu dan melakukan aksi selanjutnya untuk memperbaiki hubungan dengan orang tuaku lewat komunikasi dan sikap. Karna pun sejauh-jauh kita pergi pasti kan pulang ke rumah jua. Dan untuk bisa memengaruhi orang lain pun kita perlu masuk ke zonanya, agar orang itu percaya pada kita dan orang itu mau mendengarkan kita jua.

Saat ini posisi kita tau dan berharap yang terbaik serta dengan jiwa mengerti, trus apa mungkin kita bisa memaksakan orang lain untuk se-perferct yang kita harapkan tanpa kita komunikasikan dengan baik. Sudahlah, kita yang tau ada baiknya mencoba mengerti posisi beliau dan memperbaiki keadaan dengan komunikasi yang lancar. Itu mungkin solusinya.

Dan untuk teman-teman yang ingin tetap bisa membantu suami meski dari rumah, sekarang ada fasilitas-fasilitas yang membantu kok. Bikin usaha aja dari rumah, idenya bisa searching-searching. Kalo Informatika kan bisa bikin program apa gitu atau web atau yang lainnya, kemudian dijual. Hehehe. Hal semacam ini(kerja dari rumah) mungkin bisa jadi alasan ke orang tua (kalo orang tua terlalu menuntut). Kan kalo kerja dari rumah anak juga terpantau dan urusan domestic terpantau.

Okay, itu sedikit share dari dia. Udah ada pandangan lain kan mengenai wanita karier buat teman-teman yang ibunya sibuk di luar dan ada solusinya juga biar kerjanya ga terlalu banyak di luar sehingga mengabaikan urusan dalam. Selamat mencoba J

Ditulis Oleh : asysya

Artikel Wanita Karier ~ Menggeser Mind Set (Penerimaan) ini ditulis oleh asysya pada hari Saturday, 19 April 2014. Terimakasih atas kunjungan Anda pada blog ini. Kritik dan saran tentang Wanita Karier ~ Menggeser Mind Set (Penerimaan) dapat Anda sampaikan melalui kotak komentar dibawah ini.

:: Get this widget ! ::

0 comments:

Post a Comment

Assalaamu'alaykum.. Teman-teman yang mengenal saya atau pun tidak, silakan memberikan komentar teman-teman mengenai blog ini. Demi perbaikan saya, ok? :)
Syukron wa jazakumullahu khoiron